Ketua Satma AMPI Madina Pertanyakan Keseriusan APH Tindaklanjuti Laporan Tambang Emas Ilegal di Panyabungan

 

Mandailing Natal(Portibi DNP):Ketua Satuan Mahasiswa (SATMA) AMPI Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Luthfi, kembali mempertanyakan keseriusan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menindaklanjuti laporan resmi yang telah disampaikan oleh SATMA AMPI Madina terkait rantai kejahatan tambang ilegal dan pengolahan emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal.

Muhammad Luthfi menegaskan bahwa pihaknya telah menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan memberikan keterangan secara lengkap kepada penyidik. Namun hingga kini, belum terlihat langkah konkret terhadap para toke tong maupun aktor-aktor utama pengolahan emas, khususnya yang beroperasi di Kecamatan Panyabungan dan wilayah sekitarnya.

“Kami sudah dipanggil, sudah BAP, dan sudah membuka fakta-fakta di lapangan. Sekarang pertanyaannya sederhana: sudah sejauh mana laporan kami diproses? Apakah sudah ada surat pemanggilan kepada para toke tong dan aktor utama pengolahan emas yang kami sampaikan?” tegas Muhammad Luthfi Rabu (7/1/2026).

Ia menilai penegakan hukum selama ini terkesan hanya berhenti di permukaan, sementara aktor intelektual dan pengendali modal justru tidak tersentuh.

“Yang kami laporkan bukan hanya pekerja lapangan. Yang kami soroti adalah toke tong, pemodal, dan aktor utama pengolahan emas ilegal di Panyabungan dan sekitarnya. Kalau mereka tidak disentuh, maka jelas ada dugaan pembiaran,” lanjutnya.

Muhammad Luthfi menyebut bahwa aktivitas pengolahan emas ilegal di wilayah Panyabungan bukanlah rahasia umum. Praktik tersebut diduga kuat menjadi mata rantai utama dari maraknya PETI, karena emas hasil tambang ilegal terus diserap dan diolah tanpa hambatan.

“PETI tidak akan hidup kalau tidak ada penampung dan pengolah emas. Jadi kalau APH serius, seharusnya yang pertama dipanggil dan diproses adalah para toke tong dan aktor pengolahan emas ilegal, bukan malah dibiarkan bebas beroperasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa SATMA AMPI Madina tidak akan menerima penegakan hukum yang setengah-setengah. Jika dalam waktu dekat tidak ada pemanggilan dan penindakan nyata terhadap para toke tong dan aktor utama tersebut, maka pihaknya akan mengambil langkah terbuka.

“Kami beri peringatan terbuka. Jika tidak ada tindak lanjut, tidak ada pemanggilan terhadap para toke tong dan aktor utama pengolahan emas ilegal, maka kami pastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Mandailing Natal,” tegasnya

Menurut Muhammad Luthfi, aksi unjuk rasa merupakan bentuk kontrol publik dan tekanan moral agar hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.

“Kami tidak anti-polisi, tapi kami anti pembiaran. Jika hukum berhenti di pelapor dan mandek di meja penyidik, maka rakyat berhak bertanya: ada apa dengan penegakan hukum di Madina?” pungkasnya.

SATMA AMPI Madina menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga para toke tong, pemodal, dan aktor utama pengolahan emas ilegal benar-benar diproses secara hukum.MH

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar