Pimpinan Kewilayahan Harus Edukasi Seluruh Masjid di Kota Medan Laksanakan Program Masjid Mandiri

MEDAN (Portibi DNP) : Peran camat, lurah dan kepala lingkungan (Kepling) sangat penting dalam mendukung program Masjid Mandiri yang digagas Wali Kota Medan Bobby Nasution. Diharapkannya, seluruh pimpinan kewilayahan tersebut dapat mengedukasi seluruh masjid yang ada di wilayahnya masing-masing untuk menjalankan program Masjid Mandiri.

“Camat dan lurah harus mengedukasi seluruh masjid untuk melaksanakan program Masjid Mandiri,” kata Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman saat melaksanakan Safari Ramadhan 1445 H di Masjid Jami Jalan Sentosa, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (25/3/2024) petang.

Jika seluruh masjid di Kota Medan menjalankan program Masjid Mandiri, kata Aulia, masyarakat yang bermukim di sekitar masjid akan sejahtera. Sebab, imbuhnya, melalui program ini, masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah saja, tapi juga sebagai pusat peradaban dan ekonomi keumatan.

“Salah satu program Masjid Mandiri adalah pendirian koperasi. Bagi masjid yang belum memiliki koperasi, Pemko Medan siap membantu pendiriannya. Dengan adanya koperasi ini, insya Allah dapat membantu warga yang kurang mampu di sekitar masjid,” ungkapnya.

Selain mengedukasi masjid untuk menjalankan program Masjid Mandiri, Aulia juga mengingatkan kepada camat, lurah dan kepling agar lebih jeli dengan masyarakatnya.

“Jangan sampai ada warga yang kelaparan! Deteksi apa yang terjadi dengan masyarakat yang ada di wilayahnya masing-masing. Insya Allah akan terbangun kepercayaan antara masyarakat dan Pemerintah nantinya,” harapnya.

Seperti biasa dalam Safari Ramadhan, Aulia Rachman menyerahkan sejumlah bantuan dari Pemko Medan di antaranya uang sebesar Rp.50 juta untuk pembangunan Masjid Jami. Kemudian, pemberian bantuan sosial Rp.10 juta dan paket Ramadhan.

Selain itu pemberian bantuan budidaya ikan beserta bibit cabai, satu set perlengkapan tenis meja, rak buku serta barcode e-book sekaligus santunan kepada 50 anak yatim piatu.

Safari Ramadhan yang berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama, Salat Magrib berjamaah dan makan malam bersama.

Sebelum berbuka puasa, seluruh masyarakat dan jemaah yang hadir mendengar tausyiah singkat yang disampaikan Ustad Khairul Mufti Rambe.P06

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hati hati pak, mantan koruptor yang mainkan peran perpolitikan di Sumut dibelakang layar..

-Bolo: Bah sembunyi di dalam terang, sakitnya tak seberapa, malunya ini .

 

 

-Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..

-Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

 

-Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi

Jangan Pandang bulu pak, hajar…