Wagub Surya Harapkan Festival Kesenian Sumut Jadi Ruang Merawat Identitas Budaya dan Harmoni Keberagaman

 

MEDAN(Portibi DNP): Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyebut Festival Kesenian Sumatera Utara menjadi ruang penting untuk menjaga identitas dan jati diri masyarakat yang kaya akan budaya dan tradisi.

Hal tersebut disampaikan Wagub Surya saat menghadiri Festival Kesenian Sumatera Utara bertema Harmoni Kolaborasi Seni, Satu Panggung Seribu Warna di halaman Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (8/5/2026).

“Festival ini merupakan ruang untuk merawat ingatan kolektif kita, menjaga nilai-nilai kehidupan. Apalagi Sumatera Utara adalah miniatur Indonesia. Berbagai suku, bahasa, adat istiadat, dan kesenian menjadi kekuatan besar dalam membangun harmoni dan persatuan,” ujar Surya.

Menurut Surya, ragam karya seni mulai dari musik, tarian tradisional hingga seni modern merupakan warisan budaya yang harus dijaga bersama. Sebab, kesenian bagi masyarakat Sumut bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari identitas daerah.

“Kesenian adalah cara kita merawat nilai-nilai kebersamaan, menghormati leluhur, dan menyampaikan pesan kehidupan dari generasi ke generasi,” katanya.

Surya juga menegaskan, saat ini berbagai negara dan daerah di dunia berlomba menjadikan budaya sebagai kekuatan ekonomi, diplomasi, dan identitas daerah. Karena itu, festival budaya perlu terus dikembangkan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Ke depan, seni budaya harus menjadi kekuatan besar dalam mendorong ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada para seniman, budayawan, dan pelaku ekonomi kreatif agar terus berkarya dan berinovasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian ke depan antara lain peningkatan kualitas festival budaya menjadi agenda unggulan daerah, pelibatan aktif generasi muda, penguatan pembinaan terhadap sanggar dan komunitas seni, serta pemanfaatan media sosial dan berbagai platform digital untuk promosi budaya.

“Mari kita rawat seni dan budaya dengan hati. Mewariskan nilai luhur kepada anak cucu, dan menjadikan Sumatera Utara yang maju, kreatif, berbudaya, serta memiliki identitas yang kuat,” pungkas Surya.

Festival tersebut turut dimeriahkan dengan penampilan tarian kreasi budaya, pameran benda seni, hingga kuliner khas Sumatera Utara.

Turut hadir Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).ril

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar