Waduh, Pemborong Proyek Pelebaran Jalan Padang Matinggi Ganti Rugi Gapura Rp 2 Juta

 

Keterangan : Pelebaran jalan yang telah selesai, Namun, tepatnya disimpang empat Padang Matinggi tidak terlihat lagi ada bangunan Gapura selamat datang padang matinggi atas Swadaya masyarakat tersebut dan dekat rumah Bupati Labuhanbatu H Erik.

Rantau Prapat ( Portibi DNP): Proyek pelebaran jalan padang matinggi kelurahan padang matinggi kecamatan rantau utara kabupaten labuhanbatu yang dikerjakan oleh CV Verdana dan sebagai pemborong adalah Rizky Simangunsong (Kinoy) dengan sumber anggaran pendapatan belanja daerah ( APBD) tahun anggaran 2022 besar pagu biaya Rp 2.969.700.000,- ( Dua milyar sembilan ratus enam puluh sembilan tujuh ratus ribu rupiah) itu, memberikan ganti rugi atas bangunan GAPURA selamat datang padang matinggi yang telah dirobohkan tersebut hanya sebesar dua juta rupiah ( Rp 2 juta).

“Benar, mereka pemborong jalan itu melalui bernama Mawardi selalu pengawas proyek pelebaran jalan padang matinggi, memberikan uang ganti rugi bangunan GAPURA padang matinggi itu, sebesar dua juta rupiah”, ucap Kepala lingkungan padang matinggi Kecamatan rantau utara labuhanbatu bernama Syarif, Senin ( 23/1/2023).

Syarif selalu kepling padang matinggi menyebutkan, bahwa uang dua juta rupiah sebagai ganti rugi atas bangunan GAPURA yang telah dirobohkan oleh pemborong CV Verdana tersebut pada pekerjaan proyek pelebaran jalan di jalan padang matinggi kecamatan rantau utara.

“Uang ganti rugi itu, sudah saya berikan kepada pak Amir. Dan, ada kwitansi nya sama pak Amir, aku hanya kebagian seratus ribu rupiah dari ganti rugi bangunan Gapura itu “, kata Kepling Syarif seraya mengakui bahwa ianya sebagai Kepling hanya kebagian uang sebesar seratus ribu atas tidak jadinya dibangun kembali bangunan Gapura selamat datang padang matinggi itu seperti semula,

Terpisah, Amir warga lingkungan padang matinggi saat dikonfirmasi media Cyber portibi.id membenarkan adanya ganti rugi bangunan Gapura swadaya masayarakat padang matinggi tersebut pada tahun lalu berdirinya Gapura selamat padang matinggi itu. “Benar, ada uang ganti rugi Gapura itu, aku terima dua juta. Dan, uang itu sudah habis dibagi bagi”, sebutnya.

Sewaktu ditanya apakah bangunan Gapura selamat datang padang matinggi itu tidak akan dibangun lagi. Amir membenarkan, “mungkin, tidak akan dibangun lagi oleh pemborong. Bukti diganti rugi mereka dua juta”, ucap Amir, seakan kesal.

Diketahui bersama, tahun 2006, awal dimulainya pembangunan Gapura selamat datang padang matinggi tersebut. Dan, awal mulanya berdirinya pembangunan GAPURA di jalan padang matinggi tersebut adalah atas Swadaya masyarakat lingkungan jalan padang matinggi. Pertama dibentuk panitia dengan masa itu Ketuanya salah satunya almarhum Pangeran Berani Tanjung pada tahun 2006, lalu.

Dan, ditahun anggaran 2022 lingkungan padang matInggi kecamatan rantau utara dapat proyek pelebaran jalan dijalan padang matinggi lingkungan padang matinggi sumber anggaran APBD 2022 dengan nilai anggaran Rp 2.969.700.000,- pos Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang ( PUPR) Kabupaten Labuhanbatu,

Sebelumnya, diketahui bahwa bangunan Gapura selamat datang padang matInggi yang telah dirobohkan tersebut, akan dibangun kembali oleh pemborong proyek pelebaran jalan padang matinggi. Sebab, sama halnya dengan ganti rugi pagar bangunan pagar warga yang terkena pelebaran jalan tersebut, dengan diganti rugi bukan berupa uang melainkan dibangunnya kembali bangunan pagar warga yang terkena pelebaran jalan dijalan padang matinggi.

“Anggaran pelebaran jalan padang matinggi itu sebesar 2.969.700.000,- sudah termasuk didalamnya untuk membangun kembali pagar wagar yang terkena pembongkaran pagar rumah warga dan itu sama dengan bangunan Gapura yang telah dirobohkan itu. Anggaran RAB nya masuk kedalam anggaran proyek pelebaran jalan padang matinggi tersebut”, pungkas sumber dari Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu yang mengetahui kebenarannya anggaran RAB tersebut. Sebab, katanya lagi, pagar rumah warga saja diganti rugi dengan membangun kembali pagar rumah warga itu, sama dengan Gapura tersebut, bilangnya.

Berita : Mora Tanjung.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

-Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..

-Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

 

-Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi

Jangan Pandang bulu pak, hajar…