Universitas Royal Tingkatkan Literasi Digital Siswa: Latih Visualisasi Data dan Data Storytelling Berbasis Cloud

 

Asahan (Portibi DNP): Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan Digital di tingkat Sekolah Menengah, Universitas Royal melalui Tim Dosen dan Mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bertajuk “Digital Literacy for Students: Visualisasi Data 101.”

Adapun nama-nama Tim Pengabdian yaitu Edi Kurniawan, M.Kom, Nurul Rahmadani, M.Kom, Nurhasanah, M.M, dan Tiara Aqila (Mahasiswa) yang bertempat di SMKS PPM Shadr El-Islam Asahan pada Tanggal 30 Mei 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Sekolah Mitra (SMKS PPM Shadr El-Islam Asahan) dan menyasar kepada para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang merupakan bagian dari Generasi Z.

Program ini diinisiasi untuk menjawab tantangan era Society 5.0 serta mengatasi keterbatasan ruang praktikum sekolah dalam pemanfaatan alat pengolahan data modern yang selama ini masih bersifat konvensional dan kaku.

Melalui pendekatan visualisasi Data Berbasis Cloud, Tim Pengabdian memperkenalkan konsep transformasi data mentah menjadi dashboard interaktif yang komunikatif. Pelatihan dan pendampingan dilakukan secara praktis menggunakan ekosistem teknologi yang mudah diakses dan bebas biaya, seperti Google Sheets untuk pembersihan data (Data Preprocessing) dan Google Data Studio untuk membangun grafik interaktif, tren waktu, hingga pemetaan data kedalam visual data storytelling.

“Kemampuan literasi data dan seni bercerita melalui data (data storytelling) kini setara pentingnya dengan kompetensi membaca konvensional. Melalui visualisasi yang tepat, siswa tidak hanya belajar mengolah angka mati, tetapi juga dilatih berpikir kritis dalam mengevaluasi informasi dan menyaring makna di balik ledakan data digital saat ini,” ujar Bapak Edi Kurniawan, M.Kom., selaku Dosen Pelaksana sekaligus Ketua Tim Pelaksana dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Universitas Royal.

Program ini menerapkan Metode Experiential Learning dan Guided Inquiry, di mana para siswa diajak langsung menyelesaikan masalah nyata di sekeliling mereka melalui pemanfaatan data.

Proses belajar mengajar dirancang secara dinamis menggunakan model pendampingan rasio kecil, di mana mahasiswa program studi Sistem Informasi Universitas Royal diterjunkan langsung sebagai fasilitator kelompok guna memandu langkah teknis siswa secara personal.

Sebagai bentuk evaluasi dan tolok ukur keberhasilan, kegiatan ini mencatat lonjakan pemahaman kognitif siswa yang sangat signifikan, dibuktikan dengan kenaikan nilai rata-rata dari 52,40 pada pre-test menjadi 85,60 pada skor post-test. Guna menjaga keberlanjutan program (sustainability).

Tim Pengabdian Universitas Royal juga menyerahkan modul cetak “Step-by-Step Data Visualization for High Schoolers” ke perpustakaan sekolah, menyediakan repositori data latihan di Cloud Drive, serta membuka grup komunikasi digital untuk bimbingan lanjutan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Royal berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas secara digital, mampu mengkomunikasikan informasi berbasis bukti visual secara bertanggung jawab, serta siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Inisiatif ini juga menjadi contoh nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) untuk pilar pendidikan berkualitas.

Untuk informasi lebih lanjut atau kerja sama program serupa, silakan hubungi Humas Universitas Royal. AR

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar