MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Mulia Syahputra Nasution SH MM mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami warga saat ini.
Dimana sampai hari ini banyak warga yang mengeluhkan tentang air bersih, banyak warga masih mengalami krisis air bersih, seperti selalu macet dan menetes.
Untuk itu, Mulia Syahputra akan
membawa persoalan ini ke dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang stakholder terkait seperti
Perusahaa Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi sehingga persoalan krisis air bersih ini bisa segera dicari jalan keluarnya.
“Harapan kita Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan Perumda Tirtanadi dapat menyikapi dan berkolaborasi mencari solusi. Sehingga warga segera terhindar dari krisis air bersih,” paparnya.
Untuk diketahui pelanggan air bersih dari Perumda Tirtanadi Maslina Siregar mengeluhkan tentang krisis air bersih.
Seperti diungkap Masliana
Warga Eka Jaya II lingkungan II Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, dia mengaku kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari hari.
“Untuk keperluan air wuduk mau shalat saja susah, begitu juga untuk kebutuhan masak dan cuci mandi,” terang Masliana.
Menurut Masliana, kriris air bersih bukan hanya dirumahnya saja. Tetapi seluruh warga di lingkungan II mengalami hal yang sama. “Warga kekurangan air bersih, kami terpaksa membeli air isi ulang memenuhi kebutuhan sehari hari,” ucapnya.
Masih pengakuan Masliana, distribusi air dari Perumda Tirtanadi sudah berlangsung lama.
“Sudah bertahun, tetapi beberapa bulan terakhir ini paling parah. Kalau kita buka kran, hanya suara angin yang keluar,” akunya.P06



















