TP PKK Medan Rawat Kebersamaan dan Tingkatkan Pengetahuan Agama Pengurus dan Kader

MEDAN (Portibi DNP) : TP PKK Medan menggelar Pengajian Ramadhan 1445 H di Gedung PKK Jalan Rotan Proyek Petisah, Selasa (19/3/2024).

Selain merawat kebersamaan dan kekompakan, kegiatan yang menghadirkan penceramah ustaz Muhammad Yasir Tanjung ini diharapkan menambah pengetahuan dan wawasan keagamaan segenap pengurus dan kader TPP PKK.

Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua TP PKK Medan Kahiyang Ayu Nasution diwakili Ketua I Bidang Pembinaan Karakter dan Keluarga Ismiralda Wiriya Alrahman, segenap pengurus, dan kader itu, Yasir menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah dan manusia sebagaimana kehidupan Rasulullah Muhammad SAW.

Yasir menyebutkan, dalam menjaga hubungan dengan manusia Rasulullah cepat memaafkan orang yang melakukan kesalahan pada dirinya juga tidak memutuskan hubungan silaturahmi.

Penceramah yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Medan ini pun mencontohkan bagaimana Rasullah menghadapi orang yang membencinya. Rasullah membalas kebenciaan itu dengan sikap memaafkan dan tidak memutuskan jalinan silaturahmi.

Yasir mengatakan, saat ini banyak orang yang bisa memberikan contoh baik, namun sangat sedikit yang bisa menjadi contoh atau teladan. Dan Rasulullah adalah teladan dan idola terbaik dalam kehidupan.

Salah satu sifat Rasulullah dalam menjaga hubungan dengan manusia adalah pemaaf dan tidak memutuskan jalinan silaturahmi. Dia mengharapkan sifat mulia ini dapat menjadi teladan bagi generasi muda.

Di bagian akhir ceramahnya, Yasir juga mendorong agar segenap pengurus dan kader TP PKK menjalankan ibadah dengan baik di bulan suci Ramadhan ini.

“Anggaplah ini Ramadhan kita yang terakhir, karena tidak ada jaminan kita masih hidup pada Ramadhan tahun depan,” pesannya.P06

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wak Ajo, kalo cari makan jangan maju Kalilah..

Bolo: Iya pula, yang bagus bagus aja lah..

 

 

 

Setelah sebulan berpuasa menahan nafsu dan lapar serta dahaga, saatnya kembali fitri


Bolo : kembali suci, silaturahmi antar sesama dan khususnya Sang Pencipta 

 

Mohon dimaafkan segala khilaf baik disengaja maupun tidak


Bolo : maaf untuk semua..