LABURA(Portibi DNP): Ironis. Dari sebanyak 11 desa dan 1 kelurahan yang ada di wilayah hukum Polsek Aek Natas Polres Labuhanbatu, tak satu pun yang dapat dipastikan benar-benar bersih dari peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika.
Desa-desa dan kelurahan itu adalah Adian Torop, Kampung Yaman, Pangkalan, Perkebunan Aek Pamienke, Halimbe, Poldung, Rombisan, Sibito, Simonis, Ujung Padang, Terang Bulan, dan Kelurahan Bandar Durian.
Fakta mengejutkan ini ditemukan Portibi DNP ketika mengunjungi satu per satu desa yang berada dalam wilayah hukum Polsek Aek Natas. Selama dua hari (14 – 15 April 2025) mengunjungi desa-desa di Kecamatan Aek Natas ini, Portibi DNP banyak bertanya ke penduduk setempat, di kala mampir di warung-warung yang ada di tiap desa tersebut.
Jumirah, seorang ibu pemilik warung tak jauh dari Mapolsek Aek Natas, mengaku tak heran lagi dengan maraknya narkotika jenis sabu-sabu di lingkungan sekitarnya. Katanya, saat ini, di lingkungannya banyak sekali orang yang terjebak menjadi pengguna sabu-sabu. Tak hanya anak muda, bahkan beberapa orangtua pun turut menjadi korbannya.
Bahkan, di Desa Ujung Padang yang menjadi desa terpelosok di Aek Natas, peredaran sabu-sabu juga sudah sangat marak dan kian meresahkan. Warga di saja mengaku tak mampu berbuat banyak untuk menekan peredaran gelap sabu-sabu itu. Warga hanya bisa pasrah dan sebisanya menjaga harta bendanya, baik di rumah mau pun komoditas pertaniannya dari meningkatnya aksi pencurian yang diyakini sebagai dampak dari tingginya peredaran sabu-sabu di desa itu.
Baca: Melalui RJ, Kadishub Labura Berdamai dengan Pencuri
Keluhan yang sama juga didapati ketika Portibi DNP menyinggung secara satire maraknya peredaran sabu-sabu di wilayah hukum Polsek Aek Natas, IwanNasti, seorang warganet yang merupakan warga Kelurahan Bandar Durian, menyeletuk dan menyebut bahwa jumlah sabu di sana sama banyaknya dengan abu (debu).
“ Bersih dari Hongkong, Oom. Sama banyak abu sama sabu di sini. Setiap dusun ada bandar sabu. Aku udah malas ngurus urusan sabu. Anak-anakku sudah kudidik ilmu agama, udah selesai tugasku. Anak orang mampus situ, “ komentar IwanNasti, kesal, Selasa 15 April 2025.
Sementara Kapolsek Aek Natas, AKP Parlando Napitupulu, dikonfirmasi terkait maraknya peredaran sabu-sabu di areal perkebunan sawit di belakang bangunan pasar mingguan (pekan) Bandar Durian, tidak memberikan tanggapan. (renz)




















