Terkait Pemberitaan Penggunaan Dana BOS, SMP Negeri 3 Hinai Bisa Gunakan Hak Jawab

 

MEDAN (Portibi DNP) : Pengacara Dedi K SH mengatakan, jika pihak Kepala SMP Negeri 3 Hinai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), merasa keberatan atas pemberitaan yang ada, maka pihaknya bisa menggunakan hak jawab.

Hal itu dikatakannya kepada wartawan, ketika diminta komentarnya, Kamis (16/04/2026).

Menurutnya, hak jawab bisa digunakan jika ada berita negatif atau menyimpang tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

“Selama tidak melakukan kesalahan, maka tidak perlu takut dengan wartawan yang akan meminta informasi atau melakukan wawancara. Jangan minder tapi juga jangan arogan, gunakan hak jawab jika ada berita negatif tanpa konfirmasi,” katanya.

Di dalam hak jawab, pihak SMP Negeri 3 Hinai bisa menjelaskan secara rinci mengenai apa yang ada di dalam isi pemberitaan.

“Misal, tentang penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Maka, pihak sekolah dalam hak jawabnya harus juga menjelaskan tentang komponen penggunaan secara rinci per-itemnya. Bukan hanya menjelaskan benar atau tidaknya data yang di dapat wartawan. Melainkan, harus juga menjelaskan secara detail dan rinci komponen per-itemnya digunakan untuk apa saja,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa, dana BOS adalah dana publik yang penggunaannya wajib transparan.

Sementara wartawan, berhak mencari dan mendapatkan informasi mengenai pengelolaan dana tersebut untuk kepentingan publik.

“Tindakan kepala sekolah yang tertutup memicu kecurigaan atau dugaan adanya penyelewengan, sehingga pemeriksaan oleh Aparat Penegak Hukum (APH) adalah langkah prosedural yang wajar ketika terjadi indikasi kejanggalan,” katanya mengakhiri.

Sekadar latar, berdasarkan data yang dihimpun, pada tahun 2025, SMP Negeri 3 Hinai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), diduga menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tahap I sebesar Rp334.617.000 dan pada tahap II sebesar Rp427.503.000.

Dana tersebut, diduga digunakan untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), pengembangan perpustakaan, kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler, kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran, administrasi kegiatan sekolah, pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan, langganan daya dan jasa, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, penyediaan alat multimedia pembelajaran dan pembayaran honor.

Berikut perincian penggunaan dana BOS tahap I dan tahap II di SMP Negeri 3 Hinai pada tahun 2025, berdasarkan data yang dihimpun.

Tahap I

Penerimaan peserta didik baru

Rp7.490.000

Pengembangan perpustakaan

Rp17.870.000

Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler

Rp36.450.000

Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran

Rp8.732.000

Administrasi kegiatan sekolah

Rp62.115.000

Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan

Rp8.400.000

Langganan daya dan jasa

Rp21.524.000

Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah

Rp78.686.000

Penyediaan alat multimedia pembelajaran

Rp6.050.000

Pembayaran honor

Rp87.300.000

Total dana

Rp334.617.000

Jumlah siswa penerima : 657

Tanggal pencairan : 21 Januari 2025

Tahap II

Penerimaan Peserta Didik Baru

Rp1.050.000

Pengembangan Perpustakaan

Rp53.182.000

Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler

Rp51.460.000

Kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran

Rp41.825.000

Administrasi kegiatan sekolah

Rp76.316.000

Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan

Rp26.990.000

Langganan daya dan jasa

Rp20.810.000

Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah

Rp96.320.000

Penyedia alat multimedia pembelajaran

Rp7.050.000

Pembayaran honor

Rp52.500.000

Total dana

Rp427.503.000

Jumlah siswa penerima : 657

Tanggal pencairan : 08 Agustus 2025.

Berdasarkan data tersebut, wartawan media online portibi.id lalu melakukan konfirmasi kepada Kepala SMP Negeri 3 Hinai, Hj.Suryati, melalui pesan WhatsApp, Rabu (15/04/2026).

Konfirmasi dilakukan, guna mengetahui benar atau tidaknya data yang di dapat wartawan media online portibi.id atas penggunaan dana BOS tahun 2025 di SMP Negeri 3 Hinai.

Adapun pertanyaan yang ditujukan kepada Kepala SMP Negeri 3 Hinai, diantaranya, mengenai benar atau tidaknya data yang di dapat wartawan media online portibi.id atas penggunaan dana BOS SMP Negeri 3 Hinai pada tahun 2025.

Sayangnya, hingga berita ini dimuat, Kepala SMP Negeri 3 Hinai, Hj.Suryati, belum juga memberi jawaban. Padahal, pesan sudah berceklist dua. (red/tim)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar