Retribusi Pelayanan Kesehatan Pemko Binjai Tahun 2024 Turun

 

BINJAI (Portibi DNP) : Pada tahun 2024, retribusi pelayanan kesehatan Pemerintah Kota (Pemko) Binjai ditargetkan naik sebesar 107,81 persen dari realisasi tahun sebelumnya.

Target retribusi pelayanan kesehatan TA 2024 sebesar Rp500.000.000 yang dinaikkan sebesar 107,81 persen dari realisasi TA 2023 sebesar Rp240.602.000.

Bukannya naik, realisasi retribusi kesehatan TA 2024 malah turun menjadi sebesar Rp225.792.000 atau sebesar 45.16 persen dari anggaran, dengan perincian sebagai berikut.

Tahun : 2022

Realisasi Tahun n-1 : Rp150.661.000

Tahun anggaran n : Rp322.603.800

Fluktuasi anggaran tahun n dibanding realisasi tahun n-1 : 114,13 persen

Realisasi tahun n : Rp224.764.000

Realisasi tahun n : 69,67 persen

Tahun : 2023

Realisasi Tahun n-1 : Rp224.764.000

Tahun anggaran n : Rp500.000.000

Fluktuasi anggaran tahun n dibanding realisasi tahun n-1 : 122,64 persen

Realisasi tahun n : Rp240.602.000

Realisasi tahun n : 48,12 persen

Tahun : 2024

Realisasi Tahun n-1 : Rp240.602.000

Tahun anggaran n : Rp500.000.000

Fluktuasi anggaran tahun n dibanding realisasi tahun n-1 : 107,81 persen

Realisasi tahun n : Rp225.792.000

Realisasi tahun n : 45,16 persen

Temua itu pun dicatat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) bernomor : 53.B/LHP/XVIII.MDN/05/2025 tertanggal 23 Mei 2025.

Menurut BPK, Kabid Pengembangan Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan menjelaskan potensi pendapatan retribusi pelayanan kesehatan tidak didukung kertas kerja perhitungan dan nilai anggaran yang tertuang ke dalam APBD/P-APBD merupakan nilai yang ditentukan oleh TAPD.

Atas temuan tersebut, wartawan mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai Dr.Sugianto, via pesan WhatsApp, Senin (06/10/2025).

Namun sayangnya, hingga berita ini dimuat pesan masih berceklist satu. Padahal sebelumnya, pesan selalu berceklist dua.

Ada dugaan, nomor Kepala Dinas Kesehata Kota Binjai sudah tidak aktif lagi atau memblokir pesan wartawan.(Red/Tim)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar