Ranperda Perlindungan dan Pengembangan UMKM Wujud Kepedulian Terhadap Penegakan Aturan

MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Dhiyaul Hayati mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus melakukan pengembangan terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), hal ini perlu guna pertumbuhan ekonomi daerah semakin meningkat.

Hal ini dikatakan Dhiyul Hayati kepada wartawan di gedung dewan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan Selasa (19/3/2024)
menyikapi disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang perlindungan dan pengembangan UMKM.

Dikatakan Dhiyaul, keberadaan Ranperda tentang perlindungan dan pengembangan UMKM tersebut merupakan wujud kepedulian dan perhatian DPRD-Pemko Medan terhadap penegakan aturan yang sesuai dengan peraturan diatasnya.

“Kita berharap dengan hadirnya Perda Perlindungan dan Pengembangan UMKM ini dapat menjadi payung hukum terhadap para pelaku UMKM sehingga dapat melaksanakan aktivitas dengan baik.

Politisi Perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap dengan adanya Perda baru ini, dapat lebih berdaya, meningkat pendapatannya, mampu menciptakan lapangan pekerjaan, dan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Medan.

Menurut Dhiyaul ada lima kebijakan dasar yang harus diperhatikan dalam Perda perlindungan dan pengembangan UMKM tersebut, yakni pertama, strategi korporatisasi UMKM.

lalu kedua, peningkatan akses UMKM pada sumber pembiayaan. Ketiga, pengembangan kewirausahaan dan sumber daya manusia. keempat, peningkatan peluang pasar produk UMKM dan kelima, reformasi dan harmonisasi regulasi.

Sebab lanjut Dhiyaul UMKM
memiliki peranan yang vital dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara. Dimana
kontribusi terhadap perekonomian tidak hanya dapat dirasakan di negara-negara berkembang tetapi juga di negara maju.

Walapun diakui kata Dhiyaul,
tantangan yang dihadapi pemerintah pusat berbeda dengan pemerintah daerah.  Pemerintah daerah banyak disibukkan dengan masalah khas di daerah seperti kemiskinan sehingga tidak ada alasan untuk tidak memberdayakan kelompok masyarakat miskin.

Namun beberapa hasil penelitian menunjukkan hubungan yang erat antara pemberdayaan UMKM dengan pertumbuhan ekonomi daerah.

Karenanya Pemko Medan perlu melakukan pengembangan terhadap UMKM agar pertumbuhan ekonomi daerah semakin meningkat, imbuhnya.P06

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wak Ajo, kalo cari makan jangan maju Kalilah..

Bolo: Iya pula, yang bagus bagus aja lah..

 

 

 

Setelah sebulan berpuasa menahan nafsu dan lapar serta dahaga, saatnya kembali fitri


Bolo : kembali suci, silaturahmi antar sesama dan khususnya Sang Pencipta 

 

Mohon dimaafkan segala khilaf baik disengaja maupun tidak


Bolo : maaf untuk semua..