Puluhan Aktivis Perempuan Gelar Aksi Kampanye 16 HAKTP di Depan DPRD Sumut

 

 

MEDAN(Portibi DNP): Puluhan aktivis yang tergabung dalam berbagai organisasi perempuan di Kota Medan menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Sumatera Utara, Kamis sore (4/12). Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian Kampanye Gerak Bersama 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) 2025 dengan tema “Hentikan Kekerasan, Wujudkan Keadilan dan Kesejahteraan”.

Kampanye 16 HAKTP digelar serentak di seluruh Indonesia sejak 25 November hingga 10 Desember, menyoroti meningkatnya kasus kekerasan berbasis gender yang dinilai masih menjadi persoalan mendesak. Di Medan, massa aksi membawa poster dan spanduk yang berisi tuntutan perlindungan bagi perempuan dan anak, serta seruan agar publik lebih peka terhadap maraknya kasus kekerasan di Sumatera Utara.

Ardiana, salah satu perwakilan peserta, menyampaikan bahwa angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumut masih menunjukkan tren kenaikan setiap tahun. Ia menilai situasi ini membutuhkan langkah konkret dari pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan.

” Kami mendesak dihentikannya segala bentuk kekerasan seksual, KDRT, hingga kekerasan di tempat kerja yang masih sering dialami perempuan. Banyak kasus ini berakar dari kemiskinan, ketidakadilan, dan kekerasan struktural yang membayangi kehidupan perempuan sehari-hari,” tegas Ardiana dalam orasinya.

Aksi tersebut juga menampilkan teatrikal yang menggambarkan kondisi korban kekerasan serta keterbatasan akses mereka terhadap layanan keadilan. Aparat kepolisian turut melakukan pengamanan untuk memastikan jalannya aksi berlangsung tertib.

Perwakilan DPRD Sumut, Kasubbag Humas Sofyan, menemui massa dan menyatakan bahwa seluruh aspirasi akan disampaikan kepada pimpinan dewan. Ia juga mengapresiasi aksi damai ini sebagai bentuk kontribusi publik dalam mendorong kesadaran terhadap isu kekerasan berbasis gender.

Setelah membacakan pernyataan sikap, massa aksi membubarkan diri menjelang sore dengan tertib. Mereka berharap rangkaian kampanye tahun ini mampu menghadirkan perubahan nyata serta memperkuat perlindungan bagi perempuan dan anak, baik di Sumatera Utara maupun secara nasional.SF

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar