Pelalawan (Portibi DNP): Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah pusat menjadi perhatian serius masyarakat di Kabupaten Pelalawan. Publik mempertanyakan secara terbuka, berapa jumlah siswa yang sudah dilayani melalui program MBG tersebut, khususnya di bawah pengawasan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pelalawan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pelalawan diketahui membawahi berbagai satuan pendidikan, mulai dari TK, PAUD, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta. Selain itu, sasaran program MBG juga mencakup balita serta ibu hamil. Namun hingga kini, menurut informasi yang berkembang di tengah masyarakat, masih banyak siswa-siswi—baik di sekolah negeri maupun swasta—yang belum tersentuh program MBG.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait pemerataan pelaksanaan program, mekanisme pendataan penerima, serta tahapan distribusi MBG di Kabupaten Pelalawan. Sejumlah pihak menilai keterbukaan informasi sangat diperlukan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, kekecewaan, maupun polemik di kemudian hari.
Masyarakat berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pelalawan dapat bersikap terbuka kepada publik dengan menyampaikan data yang jelas dan terperinci, antara lain jumlah sekolah yang sudah menerima MBG, jumlah siswa yang telah dilayani, serta rencana perluasan cakupan bagi sekolah dan kelompok sasaran lainnya yang belum tersentuh.
Transparansi tersebut dinilai penting sebagai bentuk akuntabilitas publik, sekaligus untuk memastikan bahwa tujuan utama program MBG—meningkatkan gizi, kesehatan, dan kualitas generasi muda—dapat benar-benar dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Pelalawan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pelalawan diharapkan dapat memberikan klarifikasi resmi dan penjelasan komprehensif terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut.TS





















