MEDAN(Portibi DNP): Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Pendistribusian bantuan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumut, Ikwal Pasaribu.
Bencana banjir bandang dan longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah pegunungan dan dataran tinggi di Sumatera Utara selama beberapa hari berturut-turut.
Curah hujan yang ekstrem menyebabkan debit air sungai meningkat tajam dan tidak mampu lagi menampung volume air yang besar. Pada puncaknya, aliran sungai meluap dan membawa material lumpur, kayu, serta bebatuan ke permukiman warga.
Di beberapa daerah, kondisi tanah yang labil memperparah situasi hingga memicu longsor yang menutup akses jalan dan merusak rumah penduduk. Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke titik-titik aman yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah dan relawan kemanusiaan. Infrastruktur seperti jembatan, sekolah, dan fasilitas umum lainnya turut mengalami kerusakan.
Distribusi Bantuan Muhammadiyah
Bantuan yang disalurkan Pemuda Muhammadiyah berasal dari Pos Koordinasi (Poskor) Muhammadiyah Sumatera Utara, yang dihimpun dari seluruh keluarga besar Muhammadiyah. Poskor yang berada langsung di bawah koordinasi Muhammadiyah ini beranggotakan seluruh organisasi otonom Muhammadiyah melalui program One Muhammadiyah One Response.
Melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Muhammadiyah kembali menunjukkan kesiapan dan ketangguhannya dalam manajemen kebencanaan, mulai dari respons cepat, penanganan darurat, hingga pemulihan pascabencana.
Ikwal Pasaribu mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan kontribusinya melalui Poskor Muhammadiyah. Bantuan yang disalurkan mencakup bahan sembako, pakaian layak pakai, air mineral, obat-obatan, popok bayi, serta kebutuhan dasar lainnya.
Selain itu, Muhammadiyah juga mendirikan Pos Layanan (Posyan) di sejumlah titik pengungsian, yang dilengkapi dengan tim medis dan tim psikososial untuk membantu pemulihan fisik dan mental para penyintas.SF




















