Pemuda Muhammadiyah Sumut Serahkan Bantuan Mesin Doorsmeer untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Kader

 

MEDAN(Portibi DNP): Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemandirian ekonomi kader. Organisasi tersebut menyerahkan satu unit mesin pencuci motor (doorsmeer) kepada Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) di Sumatera Utara. Bantuan ini merupakan penyerahan kelima, setelah empat mesin sebelumnya disalurkan pada akhir 2025 saat terjadi bencana.

Penyerahan bantuan berlangsung pada Jumat, 15 Mei 2026, bersamaan dengan kegiatan pengajian Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) tingkat Sumatera Utara.

Ketua PWPM Sumatera Utara, M. Syarif Lubis, dalam sambutannya menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan langkah konkret organisasi dalam membangun kemandirian ekonomi di tingkat daerah.

“Program ini kami harapkan menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan bagi kader sekaligus membuka peluang usaha produktif yang dapat berkembang secara mandiri di masing-masing daerah,” ujar Syarif Lubis.

Program pemberdayaan ekonomi ini berada di bawah koordinasi Herman Sakti Lubis, Ketua Bidang Pengembangan Badan Usaha Milik Pemuda Muhammadiyah PWPM Sumatera Utara.

Herman Sakti Lubis menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya memberikan bantuan berupa mesin, tetapi juga memastikan adanya pendampingan berkelanjutan kepada daerah penerima. Ia menegaskan akan turun langsung melakukan monitoring untuk memastikan usaha doorsmeer tersebut berfungsi dengan baik dan dikelola dengan manajemen usaha yang tertib.

“Kami akan terus mengawal hingga usaha ini benar-benar mandiri. Pengelolaan yang baik penting agar bantuan yang diberikan dapat berkembang dan memberi manfaat jangka panjang bagi kader dan organisasi,” ujarnya.

Melalui program ini, PWPM Sumatera Utara berharap unit-unit usaha produktif dapat tumbuh di berbagai daerah sehingga mampu memperkuat ekonomi kader serta mendukung gerakan dakwah dan pemberdayaan organisasi secara berkelanjutan.SF

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar