Pemko Medan dan PLN Jalin Kerjasama, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Penggunaan Listrik

MEDAN (Portibi DNP) : Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan PT. PLN melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama terkait Pemungutan dan Penyetoran Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Atas Tenaga Listrik dan Pembayaran Rekening Listrik Pemko Medan.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Manager PLN UP3 Medan Edy Saputra, Manager PLN UP3 Medan Utara Hiro Pingkir Pardede, dan Manager PLN UP3 Bukit Barisan Ramses Hutajulu di Hotel Aryaduta Medan, Rabu (1/10/2025).

Dalam sambutanya Rico Waas menekankan pentingnya listrik sebagai kebutuhan mutlak bagi masyarakat, terutama di era teknologi saat ini.

“Listrik menjadi kebutuhan mutlak bagi semua orang, apalagi di masa teknologi saat ini banyak alat elektronik yang berkenaan dengan listrik,” kata Rico Waas.

Maka dari itu, Rico Waas ingin melalui perjanjian kerjasama ini dapat meningkatkan transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas antara Pemko Medan dan PT.PLN dalam  penggunaan listrik.

“Sebab kami ingin memberikan kejelasan kepada masyarakat tentang kinerja kita. Maka dari itu, kami ingin tahu perhitungan arus listrik yang digunakan masyarakat harus bisa dilihat secara jelas,” ujar Rico Waas.

Apalagi bilang Rico Waas, Pemko Medan dan PT.PLN juga merupakan bagian dari Pemerintah Pusat yang sama-sama dipantau kinerjanya.

“Kita ingin terbuka, menunjukkan kepada Pemerintah Pusat bahwa kita bergerak bersama bekerja untuk masyarakat,” tambah Rico Waas.

Rico Waas juga berharap pelayanan PLN kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan dan cepat tanggap atas keluhan listrik padam yang dirasakan masyarakat.

“Dengan memberikan pelayanan listrik yang baik, maka akan sangat membantu semua lapisan masyarakat,” pungkas Rico Waas.

Perjanjian kerjasama antara Pemko Medan dan PT. PLN ini juga turut disaksikan oleh sejumlah pejabat dilingkungan Pemko Medan diantaranya Plt Asisten Administrasi Umum Laksamana Putra.

Kepala Bappeda Ferri Ichsan, Kaban Bapenda M. Agha Novrian, Kadishub Erwin Saleh dan Kabag Kerjasama Seri Inderahayu.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar