Mandailing Natal(Portibi DNP): Eksistensi Instansi terkait dalam pengawasan pekerjaan proyek di Pemerintahan Kabupaten Mandai ling Natal sangat di harapkan, karena fungsi pengawasan inilah yang menjadi tolak ukur, apakah satu proyek dikerjakan sesuai dengan bestek, atau tidak.
Portibi DNP, ketika melakukan infestigasi ke Desa Lancat Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal, untuk melihat pelak sanaan pekerjaan pembangunan AIR BERSIH, yang dianggarkan melalui APBD Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.
Fakta dilapangan, yang dilihat Portibi DNP dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan Air Bersih tersebut sangat memperihatinkan, karena proyek yang dianggarkan Pemerintah dgn biaya ratusan juta rupiah, oleh pelaksana pekerjaan nya dikerjakan asal jadi saja, seperti penanaman pipa airnya, sangat jauh dari ” layak “, hanya se kedar dibenamkan saja ke tanah.
Sehingga pipanya rawan pecah. Salah seorang tokoh masyarakat Desa Lancat, Hasan Basri, mengatakan ke Portibi Dnp bahwa, pembangunan sarana air bersih ini sangat diharapkan sekali oleh masyarakat Desa Lancat ini.
” karena kita sudah sama melihat bahwa keberadaan air sungai Batang Natal sudah tidak layak lagi utk dipergunakan, ( airnya keruh sekali ) itulah sebabnya keberadaan air bersih yg dibangun oleh Pemerintah ini sangat di tunggu-tunggu oleh masyarakat, untuk itu,” kata Hasan Basri.
pihak kontraktor sebagai yang mengerjakan, tolonglah di kerjakan dengan baik dan bagus, sehingga masyarakat Desa Lancat ini bisa mendapatkan air bersih yang layak konsumsi.
Salah seorang pengamat pembangunan Pemerintah di Kecamatan Lingga Bayu, Drs.H.Indra Sakti Nasution MM, mengatakan ke Portibi DNP bahwa, hal-hal yang seperti ini sebaiknya Bupati menunjukkan powernya.
” apabila kontraktor ada berbuat mengerjakan pekerjaannya melenceng dari bestek, perusahaan itu di blak list aja, biar yang lain berpikir untuk berbuat yangtidak benar,” kata Indra Sakti.**





















