Pelindo Regional I Tanjung Balai Harapkan Pemerintah Daerah Akselerasi Pengerukan Atasi Pendangkalan Alur Pelayaran

 

 

MEDAN(Portibi DNP): Pelindo Regional 1 Tanjung Balai Asahan mengharapkan bantuan Pemerintah Daerah untuk akselerasi Proyek Pengerukan Atasi Pendangkalan Alur Pelayaran di Pelabuhan Teluk Nibung.

Pada Rapat pembahasan dan sinkronisasi rancangan peraturan daerah (Ranperda) Kota Tanjungbalai berlokasi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara Senin (25/03/2024)  yang dihadiri oleh para pejabat pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Bersama dengan perangkat OPD Tanjungbalai, turut hadir General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Tanjung Balai Asahan, Sprita Tiurdina.

 

Dalam kesempatan tersebut, Sprita menyampaikan secara tegas terkait harapan dan target rencana proyek pengerukan alur pelayaran yang menjadi urgensi akibat sedimentasi alur dan membutuhkan perhatian khusus oleh Negara dalam hal ini pemerintah setempat, tingkat kota dan provinsi.

Sprita mengucapkan terima kasih secara khusus kepada jajaran Pemko Tanjungbalai dan Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara serta jajaran yang menerimakan aspirasi Pelindo, untuk akselerasi proses pengerukan alur pada kesempatan pertama yang dijadwalkan Tahun 2025, dengan senantiasa memperhatikan kesesuaian regulasi dan sinergi juga real support para pihak terkait.

”Manfaat proyek pengerukan ini nantinya sangat menunjang aspek keselamatan alur pelayaran untuk jalur keluar masuk kapal dari dan ke Pelabuhan Teluk Nibung, juga tentunya akan membuka kesempatan lebih besar untuk Pelabuhan berkembang dengan masuknya kapal-kapal berkapasitas lebih besar serta akan secara signifikan berdampak terhadap percepatan logistik dan khususnya pertumbuhan ekonomi daerah Tanjungbalai. ‘’tutur Sprita menambahkan.ril

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wak Ajo, kalo cari makan jangan maju Kalilah..

Bolo: Iya pula, yang bagus bagus aja lah..

 

 

 

Setelah sebulan berpuasa menahan nafsu dan lapar serta dahaga, saatnya kembali fitri


Bolo : kembali suci, silaturahmi antar sesama dan khususnya Sang Pencipta 

 

Mohon dimaafkan segala khilaf baik disengaja maupun tidak


Bolo : maaf untuk semua..