MEDAN (Portibi DNP) : Guna memaksimalkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Anggota Panitia khusus (Pansus) peningkatan PAD, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Dr Dra Lily MBA mendorong Badan Pendapatan (Bapenda) melakukan berbagai inovasi.
“Kita sudah melakukan penelusuran dan kunjungan, hasil temuan peluang untuk peningkatan PAD sangat besar. Untuk itu diharapkan Bapenda melakukan sejumlah inovasi,” ujar Lily menyikapi peluang Bapenda dalam penambahan PAD, Selasa (2/6/2026)
Menurut Lily, hasil dari kinerja Pansus mendapat temuan kebocoran PAD cukup besar. Tentu temuan kebocoran akan dapat diminimalisir bila dilakukan pengawasan yang maksimal dan antisipasi yang serius.
“Terkait hal itu kata politisi PDI Perjuangan itu, Bapenda Medan harus melakukan “Digitalisasi Sistem” yakni menggunakan pembayaran non-tunai. Pelaporan pajak secara online untuk mencegah kebocoran anggaran dan mempermudah wajib pajak,” sebutnya.
Kemudian Bapenda harus melakukan pemutakhiran pendataan ulang secara berkala terhadap wajib pajak (WP) PBB.
Sehingga dapat meningkatkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak tanah dan Bangunan (BPHTB)
Begitu juga, optimalisasi hasil sewa Aset Daerah/BUMD. Seperti tata kelola, atau merevitalisasi aset milik pemerintah daerah agar bernilai ekonomis dan menghasilan PAD.
Bukan itu saja kata Lily, perlu dilakukan pemberian Insentif dan kemudahan Investasi. Dengan demikian dapat menarik investor baru untuk membuka usaha di Kota Medan.
Dengan cara itu, menurut Lily akan berdampak positif pada perkembangan peningkatan sektor pajak restoran, hotel, dan hiburan.
“Intinya, sumber PAD dari restoran, parkir, WRS, sewa asset milik Pemko dan Hotel berpeluang besar untuk ditingkatkan,” terang Lily.
Kemudian lanjut Lily, selain melakukan intensifikasi perpajakan juga dapat melakukan extensifikasi perluasan wajib pajak yang baru.P06
















