Miniatur Ka’bah Jadi Sarana Pelatihan Manasik Haji dan Umrah, Bagian dari Program Pemkab Pelalawan

 

Pelalawan(Portibi DNP) : Sekretaris dinas PUPR menyampaikan diruang kerjanya pada saat ditemui bahwa keberadaan miniatur Ka’bah yang dibangun di lingkungan masjid Agung Ulul Azmi Kabupaten Pelalawan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya sebagai sarana pelatihan dan pembelajaran manasik haji dan umrah.

Miniatur Ka’bah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tempat praktik bagi calon jamaah haji maupun masyarakat yang ingin memahami secara langsung rangkaian pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Dengan adanya fasilitas ini, peserta manasik tidak hanya mendapatkan pembelajaran secara teori, tetapi juga dapat melakukan simulasi tata cara ibadah di lapangan.

Dalam pelaksanaan manasik, peserta dapat mempraktikkan berbagai rangkaian ibadah, seperti tata cara tawaf mengelilingi Ka’bah, sa’i antara Safa dan Marwah, serta mengenal berbagai tahapan ibadah haji dan umrah lainnya sesuai dengan tuntunan yang diberikan pembimbing.

Pembangunan dan pemanfaatan fasilitas miniatur Ka’bah ini menjadi salah satu bagian dari upaya dan program Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam meningkatkan pelayanan keagamaan serta memberikan ruang pembelajaran bagi masyarakat.

Selain untuk kegiatan manasik, keberadaan miniatur Ka’bah juga dapat menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk berinteraksi sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pelaksanaan ibadah haji dan umrah sejak dini. Fasilitas tersebut juga berpotensi dimanfaatkan oleh sekolah, kelompok pengajian, organisasi keagamaan maupun masyarakat umum.

Masyarakat diharapkan dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara bersama-sama sehingga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan pemahaman keagamaan.

Program ini sekaligus diharapkan dapat mendukung calon jamaah haji asal Pelalawan agar lebih siap secara pengetahuan dan praktik sebelum melaksanakan ibadah haji maupun umrah ke Tanah Suci.

Dengan adanya sarana praktik seperti miniatur Ka’bah, pembelajaran manasik diharapkan menjadi lebih mudah dipahami, terutama bagi calon jamaah yang baru pertama kali mengikuti pelatihan manasik haji dan umrah.TS

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar