MEMBANGGAKAN, SATGAS MTF TNI KONGA XXVIII-O/UNIFIL TERIMA PENGHARGAAN TERTINGGI “UNITED NATIONS MEDAL”

 

 

LEBANON (Portibi DNP): KRI Diponegoro-365 yang saat ini tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL, menerima penghargaan tertinggi “United Nations Medal” yang diselenggarakan dalam suatu upacara militer “Medal Parade” dan berlangsung di dermaga no 4 Beirut, Lebanon, Rabu (12/06).

 

Medal Parade dipimpin langsung oleh MTF Commander, RADM Dirk Gaertner yang berkebangsaan Jerman dan dihadiri oleh beberapa pejabat dari sipil maupun militer diantaranya adalah Bapak Duta Besar LBBP RI untuk Lebanon H.E. Hajriyanto Y. Thohari, LAF Navy Commander ADM Haissam Dannoui serta Asops Kasal, Laksda TNI Yayan Sofiyan. Upacara penyematan medali UN ini dirangkai dengan kegiatan resepsi di atas geladak heli KRI Diponegoro-365 yang menampilkan beraneka macam kuliner nusantara dan memperkenalkan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Komandan KRI Diponegoro-365, Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu, menjelaskan pula bahwa Medal Parade ini selain penganugerahan penghargaan tertinggi bagi personil militer yang telah bertugas dalam melaksanakan misi perdamaian juga sebagai bentuk apresiasi yang sangat tinggi kepada KRI Diponegoro atas kesiapan teknis, profesionalisme prajurit serta pencapaian Operasi yang sampai dengan saat ini dinilai mampu memenuhi segala tuntutan tugas yang di emban dalam misi UNIFIL.

 

Pemberian United Nations Medal bagi seluruh prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL menunjukkan bukti nyata akan profesionalisme TNI dalam menghadapi perkembangan situasi yang sangat kompleks dan dinamis terutama di daerah misi perairan Lebanon dimana sesuai dengan visi Panglima TNI “PRIMA”.

 

(Pen/2).

 

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hati hati pak, mantan koruptor yang mainkan peran perpolitikan di Sumut dibelakang layar..

-Bolo: Bah sembunyi di dalam terang, sakitnya tak seberapa, malunya ini .

 

 

-Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..

-Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

 

-Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi

Jangan Pandang bulu pak, hajar…