Lepas Siswa PAUD di Dairi, Nawal: Nanti Tidak Ada Lagi Tes Calistung Untuk Masuk SD

FOTO: Bunda PAUD Sumut Nawal Lubis yang didampingi Bunda PAUD Kabupaten Dairi Romy Mariani melepas aSiswa/i PAUD Pembina Negeri, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Rabu (14/6/2023). (Foto : Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumut / Imam Syahputra)

 

DAIRI (Portibi DNP): Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis menghadiri pelepasan siswa-siswi PAUD Pembina Negeri Sumbul di Dairi. Nawal pun menanyakan kesiapan masuk sekolah dasar (SD) pada anak-anak yang akan dilepas tersebut.

Anak-anak pun serentak menjawab siap masuk sekolah dasar. Nawal juga meminta anak anak tersebut jangan takut masuk sekolah dasar. Karena ke depan, masuk sekolah dasar tidak ada lagi tes baca tulis hitung (Calistung).

“Kalian nanti masuk SD, bahwa SD tidak ada lagi tes berhitung dan menulis,” kata Nawal, pada anak anak di acara pelepasan PAUD Pembina Negeri, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Sumbul, Dairi, Rabu (14/6).

Menurut Nawal, tes Calistung merupakan salah satu penyebab anak-anak menjadi stres atau takut saat hendak masuk sekolah dasar. Karena itu, menghapuskan tes Calistung menjadi salah satu gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.

Selain penghapusan tes Calistung, menerapkan masa perkenalan pada peserta didik baru, dan menerapkan pembelajaran yang membangun kemampuan fondasi anak merupakan hal yang ditekankan pada gerakan transisi yang menyenangkan tersebut.

“Nanti anak anak ini masuk SD, ada masa pengenalan selama beberapa waktu, dia harus beradaptasi, sampai anak anak ini tidak takut atau stres,” kata Nawal.

Pada kesempatan tersebut, Nawal juga bertemu dengan para guru SD, PAUD, Kepala Sekolah (Kepsek) SD se-Kecamatan Sumbul, Dairi. Nawal pun meminta para Kepsek dan guru sekolah dasar untuk berkomitmen menjalankan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.

Selain itu, Nawal juga meminta para Kepsek, guru serta orang tua untuk membimbing anak-anak dengan sebaik-baiknya. Secara khusus, Nawal menyebut narkoba adalah salah satu yang harus menjadi perhatian.

“Malah baru-baru ini ada Balita yang diberi air minum dengan botol berisi sabu, ini nggak main-main, ini kejadian luar biasa, saya berharap Kepsek dan guru terus mengawasi anak kita di sekolah, kalau di rumah asa orang tua yang mengawasi,” kata Nawal.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Dairi Romy Mariani yang mendampingi Nawal mengatakan Pemkab Dairi saat ini ada 80 PAUD yang sudah terakreditasi di Dairi. Pemkab Dairi pun telah memiliki perda tentang PAUD. Hal tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Dairi pada pengembangan PAUD. P08

 

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar