MEDAN (Portibi DNP) : Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Medan Aswindy Fachrizal SE mendorong Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) dan Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) maksimal menjalankan program pembinaan terhadap para atletnya.
“Kita berharap kepada dua cabang olahraga (cabor) ini maksimal menjalankan program pembinaan terhadap para atletnya,” ucap Aswindy disela-sela pelaksanaan rapat kerja (Raker) KONI Kota Medan di Grand Central Jalan Sei Blutu, Minggu (22/6/2025).
Hal ini dikatakan Aswindy setelah seluruh peserta raker sepakat kedua cabor ini masuk dalam binaan/anggota KONI Medan.
“Seperti bola tangan, meski cabor ini masih terbilang baru, namun sudah terbentuk di 24 Kabupaten/Kota se Sumatera Utara (Sumut) termasuk kota Medan, ini merupakan kegigihan dalam rangka membesarkan cabor, kita sangat mengapresiasinya,” ungkap Aswindy.
Baca juga: Rico Waas Harap KONI Medan Dapat Ciptakan Simbol dan Brand Ambassador Dari Dunia Olahraga
Untuk ABTI kota Medan sendiri, kata Aswindy, telah menunjuk kerjanya dengan melakukan sosialisasi kepada 400 guru PJOK se Kota Medan baik di tingkat SD, SMP maupun SMA.
Makanya pada 28 Juni yang akan datang mereka akan melaksanakan even memperebutkan piala wali Kota Medan.
Terhadap kegiatan ini, KONI Medan tentu saja mensupportnya, apalagi data yang saya terima pada dua hari lalu peserta sudah mencapai 700.
“Untuk tahun ini kita jangan dulu bicara prestasi, tapi cukup perkenalan di masyarakat dan di sekolah-sekolah, seperti yang mereka lakukan kemaren melakukan sosialisasi di sejumlah sekolah dengan melibatkan sebanyak 400 guru PJOK se Kota Medan,” ungkap Aswindy.
Sedangkan terhadap sepatu roda, Aswindy mengungkapkan juga merupakan olahraga andalan di Kota Medan, tapi memang sempat lama vakum, karena provinsi agak sulit mencari kandidat untuk didudukkan sebagai ketuanya.
” Namun dangan telah terbentuknya kepengurusan Perserosi yang baru ini, kita yakin cabor sepatu roda bisa menyumbang emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028 mendatang,” harap Aswindy.
Menyikapi pernyataan Katum KONI Medan, Ketua ABTI Kota Medan Erwin Syahputra SPd mengungkapkan, hal tersebut merupakan langkah baru baginya untuk berbuat.
Dimana masuknya ABTI menjadi cabor binaan KONI Medan menjadi penyemangat baru baginya untuk berbuat.
“Alhamdulillah secara resmi hari ini ABTI Kota Medan diterima menjadi anggota KONI Medan yang keputusannya diambil lewat raker KONI Medan 2025,” kata Erwin.
Adapun langkah pertama yang dilakukan kata Erwin, mempersiapkan pertandingan piala wali kota Medan yang Insya Allah diadakan pada akhir Juni 2025 ini.
Kegiatan ini kata Erwin melibatkan pelajar SD, SMP dan SMA se kota Medan, mudah-mudahan berjalan baik sesuai yang diharapkan.
“Kedepannya karena kita sudah melakukan sosialisasi kepada 400 guru PJOK, ABTI akan mempersiapkan pelatih dan wasit se Kota Medan,” ungkapnya.
Menyahuti pernyataan Ketum KONI Medan, bahwa ABTI juga harus melebarkan sosialisasinya ke masyarakat umum, Erwin mengatakan pihaknya akan mengundang Koordinator Olahraga Kecamatan (Koorcam) untuk membicarakan hal tersebut.
” Karena Koorcam mempunyai kekuatan masa di wilayahnya masing-masing, sehingga dengan melibatkan Koorcam sosialisasi olahraga bola tangah di masyarakat umum akan dapat lebih maksimal,” sebut Erwin.
Sedangkan untuk target yang pertama Erwin berharap keberadaan ABTI ini dapat diterima oleh masyarakat umum di Kota Medan.
Lalu pada saat pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) nanti, ABTI bisa menurunkan atletnya di 21 Kecamatan se kota Medan.
Setelah ini ABTI Sumut juga akan menyelenggarakan kejuaraan olahraga bola tangan tingkat provinsi piala Gubernur Sumut yang Insya Allah diselenggarakan pada bulan Agustus mendatang.
“Harapannya kejuaraan yang akan kita selenggarakan pada akhir Bulan Juni piala Wali Kota Medan ini akan melahirkan atlet-atlet bola tangan terbaik untuk diturunkan di piala Gubernur Sumut mendatang,” harap Erwin.P06
















