Ketua KPU Binjai Diduga Remehkan Media Online, Ini Kata Ketua SMSI Binjai-Langkat

Foto: net

BINJAI (Portibi DNP) : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai beberapa waktu lalu menggelar acara peluncuran tahapan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024, berlangsung di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, pada Rabu (15/5/2024).

Hanya saja, acara yang menjadi agenda KPU Pusat tersebut, diduga “diwarnai” ulah Ketua KPU Kota Binjai, Anton Indratno, yang tak menganggap kehadiran awak media online dan pemilik media online.

Hal itu disampaikan oleh beberapa pemilik media online di Kota Binjai, yang hadir pada acara undangan peluncuran tahapan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Binjai Tahun 2024.

“Ini sangat melukai para awak media online yang meliput. Bahkan melukai hati pemilik media online yang hadir,” ujar beberapa awak media.

Bahkan, kuat dugaan Ketua KPU Kota Binjai tersebut menganggap enteng media online. Hal itu terlihat dari gayanya sedari awal, tidak ada menyebutkan kehadiran media online.

“Dari awal hingga akhir pidato Ketua KPU Binjai itu tak menyebutkan kehadiran pemilik dan awak media online. Ketua KPU Binjai ini, kayaknya tidak menguasai panggung. Selain itu, diduga banyak undangan tak disebutkan. Padahal, hadir ketua perwakilan salah satu organisasi pemilik media. Sesuai dengan daftar hadir dalam undangan, yang ditandatangani oleh Ketua KPU Kota Binjai, Anton Indratno,” ujar beberapa pemilik media online saat menghadiri undangan KPU Kota Binjai.

Menanggapi hal itu, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Binjai-Langkat, Siswanto Ihsan SE angkat bicara.

“Ya, tadi saya mendengar dan menyaksikan sendiri saat Ketua KPU Kota Binjai Anton Indratno berpidato, memang tidak ada menyembutkan kehadiran media online Kota Binjai, ini sangat disayangkan. Padahal, KPU adalah mitra kerja semua media tanpa terkecuali,” katanya lewat pesan WhatsApp, Senin (20/05/2024).

Siswanto menambahkan, Jika media online Kota Binjai tidak dianggap, tidak masalah. Sebab, KPU Kota Binjai belum pernah berkoordinasi dengan SMSI.

“Kita lihat nanti bagaimana perlakuan KPU Kota Binjai terhadap media online. Jika memang benar Ketua KPU menganggap kecil media online Kota Binjai. Maka kita akan melakukan sosial kontrol terus menerus terhadap kinerja KPU Kota Binjai. Nah, seyogyanya Ketua KPU Kota Binjai tidak menganggap kecil media online,” tegasnya.

Karena kata Siswanto berdasarkan surat undangan dari KPU Kota Binjai nomor 230 /PP. 06. 2-und/1275/2/2024. Maka para undangan menghadiri bahkan tidak ada nama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Binjai-Langkat di kursi maupun meja.

“Ini suatu penghinaan bagi kami. Sekali lagi saya berpesan kepada Ketua KPU Kota Binjai, jika mengundang harus bertanggungjawab. Ini sangat membuat suasana tidak baik,”cetusnya.

Dalam undangan itu, terlihat ada beberapa organisasi konstituen Dewan PERS turut diundang oleh Ketua KPU Kota Binjai.

“Dalam undangan tersebut, ada beberapa Organisasi Konstituen Dewan PERS yang hadir memenuhi undangan, termasuk Forkopimda, Ormas, FKUB, OKP, LSM, dan lainnya,” beber pria berbadan tegab itu.

mengutip salah satu media online, Ketua KPU Kota Binjai, Anton Indratno, saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan bahwa dirinya hanya mengikuti konsep dari Sekretaris KPU Kota Binjai. Bahkan diduga dirinya tidak menguasai panggung.

“Izin Bang, konfirmasi aja ke sekretaris KPU ya? Karena dia yang mengkonsep dan mengatur kegiatan kami,” kilahnya.(BP)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar