TapTeng(Portibi DNP): Kericuhan antara massa demonstrasi dan warga di Kabupaten Tapanuli Tengah diduga dipicu oleh teriakan provokatif dari salah seorang peserta aksi yang menyerukan “bakar-bakar” saat rombongan massa melewati kediaman mantan Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani.
Peristiwa tersebut terekam jelas dalam siaran langsung (live) akun Facebook milik Lisbeth Manik. Dalam komentarnya, Lisbeth yang mengaku sebagai saksi mata menjelaskan awal mula keributan tersebut.
“Saya saksi mata di tempat kejadian. Massa aksi demo tidak ada dicegat. Kelompok yang menjaga rumah BS awalnya diam memperhatikan rombongan massa demo yang lewat dengan tertib. Tapi pas di depan rumah BS, ada teriak salah seorang massa pendemo ‘bakar-bakar’,” tulis Lisbeth dalam komentarnya.
Ia menuturkan, penjaga rumah yang mendengar teriakan itu kemudian menegur, yang akhirnya memicu perdebatan dan suasana menjadi panas. “Itulah awalnya berdebat lalu memanas… terlihat dari kelompok pendemo yang lemparkan aqua gelas ke arah orator di atas pick-up,” lanjutnya.
Menurut Lisbeth, kejadian itu membuat suasana semakin tegang hingga berujung kericuhan. Ia juga menyayangkan aksi damai yang berubah menjadi panas akibat provokasi.
“Alangkah eloknya kita buat berita berimbang. Saya tidak menyalahkan pendemo damai. Sungguh disayangkan peserta demo damai mau memanas dengan balik kanan serang-serang. Ini bukan jalan nenek moyangmu,” tulisnya menutup kesaksian.SF

























