Kelebihan Pembayaran Pembangunan Mall Pelayanan Publik Kabupaten Langkat Tahap I

Foto : Bangunan Mall Pelayanan Publik Kabupaten Langkat/int

LANGKAT (Portibi DNP) : Pada tanggal 24 Mei 2024, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap perundang-undangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat tahun 2023.

Hasilnya, BPK menemukan adanya beberapa permasalahan. Diantaranya, BPK menemukan adanya kelebihan pembayaran pada pembangunan Mall Pelayanan Publik Kabupaten Langkat Tahap I.

Hal itu tertulis pada LHP BPK bernomor : 48.B/LHP/XVIII.MDN/05/2024. Mengutip isi LHP tersebut, diketahui bahwa pekerjaan dilaksanakan oleh PT BMM, berdasarkan Kontrak Nomor
01/SPP/CKPR/PBG VLKT2023 tanggal 20 September 2023, sebesar
Rp2.952.655.200,00.

Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 100 hari kalender, mulai tanggal 21 September s.d. 29 Desember 2023. Pekerjaan telah dinyatakan selesai 100 persen dan telah diserahterimakan berdasarkan BASTP Nomor: 03/BAST/CKPR/PBG LKTI2023 tanggal
28 Desember 2023. Pekerjaan telah dibayar lunas.

Hasil pemeriksaan fisik tanggal 30 April 2024 bersama dengan penyedia,
PPK, Asisten Teknik, pengawas lapangan, konsultan pengawas dan Inspektorat, serta perhitungan kembali volume terpasang atas rincian item
pekerjaan pada kontrak, diketahui terdapat kelebihan pembayaran sebesar
Rp25.462.076,92.

Menurut BPK, permasalahan di atas mengakibatkan, Pemkab Langkat menerima aset tetap gedung dan bangunan, volume pekerjaan
yang tidak sesuai dengan kondisi senyatanya dan kelebihan pembayaran kepada PT BMM sebesar Rp25.462.076,92

Hal tersebut disebabkan oleh, Kepala SKPD terkait belum optimal melakukan pengawasan dan pengendalian
pelaksanaan pekerjaan.

PPK kurang cermat dalam melakukan perhitungan, pengawasan, pelaksanaan
pekerjaan, dan penerimaan hasil pekerjaan.

Atas permasalahan tersebut, Kepala SKPD terkait menyatakan akan menindaklanjuti temuan kelebihan pembayaran tersebut.

BPK merekomendasikan kepada Bupati Langkat agar memerintahkan
Kepala SKPD terkait lebih optimal melakukan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan pekerjaan.

Menginstruksikan PPK lebih cermat dalam melakukan perhitungan, pengawasan, pelaksanaan pekerjaan, dan penerimaan hasil pekerjaan.

Memproses kelebihan pembayaran dan menyetor ke kas daerah sebesar Rp25.462.076,92. (BP)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar