Kecamatan Air Joman Laksanakan Inovasi “Srawung Jo” untuk Mempererat Silaturahmi dengan Masyarakat

 

Asahan (Portibi DNP): Kecamatan Air Joman kembali melaksanakan inovasi unggulan yang bertajuk Srawung Jo (Silaturahmi dan Satu Rasa Warga Untuk Air Joman), Kamis (30/04/2026) sebagai upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendukung visi Kabupaten Asahan menuju masyarakat yang sejahtera, maju, dan berkelanjutan.

Camat Air Joman Erwin Syahputra Hasibuan memimpin langsung kegiatan tersebut dengan mengunjungi beberapa rumah warga. Kegiatan ini dilakukan untuk mendengar secara langsung keluhan, saran, serta aspirasi masyarakat, sekaligus melihat kondisi warga di lapangan secara nyata.

Istilah Srawung Jo sendiri berasal dari bahasa Jawa, di mana Srawung berarti bersilaturahmi atau bergaul, dan Jo merupakan ajakan yang bermakna “mari”. Dengan demikian, inovasi ini menjadi simbol ajakan untuk membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Srawung Jo tidak hanya menjadi sarana komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga diisi dengan pemberian Tali Asih kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian sosial.

Camat Air Joman Erwin Syahputra Hasibuan mengatakan bahwa melalui inovasi Srawung Jo ini Pemerintah Kecamatan Air Joman berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar secara langsung berbagai persoalan, serta memberikan solusi yang tepat dan cepat.

“Melalui Srawung Jo, kami ingin memastikan bahwa pemerintah benar-benar hadir, dekat, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta sejalan dengan visi Kabupaten Asahan yang sejahtera, maju, dan berkelanjutan,” ujarnya Camat.

” Diharapkan melalui kegiatan ini akan terbangun hubungan yang harmonis antara Pemerintah dan Masyarakat serta meningkatnya rasa kebersamaan, dan terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera di Kecamatan Air Joman,” ujar Camat Air Joman Joman Erwin Syahputra Hasibuan. AR

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar