Kebakaran dipusat Kota Panyabungan Madina, 5 Rumah Warga Rata Dengan Tanah

 

 

MADINA(Portibi DNP): Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) 5 rumah permanen dan semi permanen rata dilalap si jago merah di Pasar Lama Kelurahan Panyabungan 1. Kamis (16/3/2023).

Api dengan cepat menghanguskan 5 lima rumah warga tersebut mengakibatkan tak satu pun harta benda serta barang barang berharga milik korban terselamatkan.

Api yang menghanguskan 5 rumah warga ini diketahui terjadi sekitar pukul 00:30. Sementara diduga penyabab musibah ini diketahui berasal dari kosleting listrik yang berasal dari salah satu rumah warga.

Beruntung dalam musibah ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun akibat musibah ini kerugian para korban ditaksir mencapai 1 millyar rupiah.

Abdul Aziz, warga sekitar mengaku kejadian ini terjadi tengah malam, setelah salah satu warga pengungjung kedai kopi dekat kejadian lewat ke belakang rumah dan melihat kumpulan asap tebal.

“Kejadiannya tadi sekitar pukul 00:30. Ada salah satu warga yang melihat kumpulan asap dan langsung mengabarkannya ke warga lainnya,” terang Abdul Aziz.

Sementara Danramil 13 Panyabungan Abdul Khodir Harahap mengatakan jika api baru dapat dipadamkan 1 jam kemudian setelah dibantu 3 unit mobil damkar milik Pemda Madina dan 1 unit Water Canon milik Polres Madina.

“Alhamdulillah setelah dibantu warga serta seluruh personil Koramil 13 Panyabungan dan mobil Damkar api dapat dijinakkan satu jam kemudian,” ucap Danramil.MH

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hati hati pak, mantan koruptor yang mainkan peran perpolitikan di Sumut dibelakang layar..

-Bolo: Bah sembunyi di dalam terang, sakitnya tak seberapa, malunya ini .

 

 

-Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..

-Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

 

-Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi

Jangan Pandang bulu pak, hajar…