Kakanim Kelas II TPI Belawan Hadiri Milad ke 27 PB Pendawa Indonesia

 

MEDAN(Portibi DNP) : Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, memenuhi undangan resmi dalam acara akbar Puncak Perayaan Harmoni Milad ke-27 Pengurus Besar Satuan Pemuda Jawa (PB Pendawa) Indonesia.

Perhelatan penting tersebut diselenggarakan secara meriah dan khidmat di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, yang beralamat di Jalan Pangeran Diponegoro No. 30, Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Minggu, 20/09/2026.

Kehadiran pimpinan instansi keimigrasian di wilayah Belawan ini merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam membangun kolaborasi lintas sektoral, memperkuat hubungan kemitraan, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan kemasyarakatan di wilayah Sumatera Utara.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi negara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta ribuan kader dan simpatisan Pendawa dari berbagai penjuru daerah.

Berdasarkan laporan resmi kegiatan, rombongan petugas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan tiba di kompleks Kantor Gubernur Sumatera Utara pada pukul 13.00 WIB dan langsung menempati area Aula Raja Inal Siregar.

Memasuki pukul 13.30 WIB, acara secara resmi dibuka oleh panitia pelaksana yang diawali dengan pembacaan doa bersama, memanjatkan harapan agar seluruh rangkaian milad berjalan dengan lancar dan membawa berkah bagi persatuan bangsa.

Suasana kebersamaan semakin semarak ketika pada pukul 13.40 WIB disuguhkan penampilan tarian pembuka tradisional yang memukau seluruh audiens di dalam aula.

Tepat pada pukul 14.00 WIB, seluruh tamu undangan dan peserta berdiri untuk menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama, dilanjutkan dengan kumandang Mars Pendawa serta lagu penyemangat “Pamer Bojo” yang membakar antusiasme hadirin.

Agenda dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari sejumlah tokoh penting. Salah satu sorotan utama dalam perayaan ini adalah sambutan secara virtual yang disampaikan oleh Jenderal Pol. (Purn) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., selaku Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia sekaligus menjabat sebagai Dewan Pembina PB Pendawa Indonesia.

Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga kerukunan, nilai-nilai kebangsaan, serta peran strategis organisasi kemasyarakatan dalam merawat kebhinekaan di Indonesia.

Rangkaian sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Donnie Rizal, S.H., serta Ketua Umum PB Pendawa, H. Ruslan, S.H., yang memaparkan kilas balik perjalanan organisasi selama 27 tahun dalam mengabdikan diri untuk masyarakat dan pembangunan nasional.

Sebagai bentuk apresiasi atas sinergitas dan kehadiran unsur instansi pemerintah, acara berlanjut pada pukul 14.30 WIB dengan penyerahan cenderamata secara simbolis oleh Panitia PB Pendawa Indonesia kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk.

Penyerahan plakat penghargaan tersebut diabadikan dalam suasana kekeluargaan yang erat antara lembaga pemerintah dan elemen masyarakat.

Puncak perayaan milad ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng pada pukul 15.00 WIB. Prosesi sakral ini dilakukan bersama-sama sebagai lambang rasa syukur atas eksistensi Pendawa selama 27 tahun, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu kehormatan.

Seluruh rangkaian acara Puncak Perayaan Harmoni 27 Tahun Pendawa berjalan dengan sukses, tertib, aman, dan tanpa hambatan berarti.

Tepat pada pukul 16.00 WIB, petugas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan bertolak meninggalkan lokasi untuk kembali ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan dalam situasi yang kondusif.

Pelaksanaan kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan. Partisipasi aktif Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menunjukkan bahwa instansi pemerintah senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas pelayanan publik keimigrasian, tetapi juga dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.**

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar