BINJAI (Portibi DNP) : Pemerintah Kota (Pemko,red) Binjai menggelar apel gabungan, Senin (06/04/2026).
Kegiatan apel gabungan ini dilaksanakan di lapangan kantor Walikota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Binjai.
Kegiatan apel gabungan ini diikuti, diantaranya, staf ahli Walikota, asisten Sekretaris Daerah (Sekda, red), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD, red), Camat, Lurah serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN, red) dan non ASN yang ada di Pemko Binjai.
Walikota dalam sambutannya, dibacakan oleh Sekda Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., memberikan beberapa pesan.
Diantaranya, mengenai pentingnya penguatan wawasan kebangsaan serta menjaga harmoni sosial di tengah berbagai tantangan, seperti konflik sosial, radikalisme, dan disinformasi.
“Dalam hal ini, upaya yang perlu kita lakukan, salah satunya, melalui peningkatan deteksi dini konflik, pembinaan nilai-nilai pancasila, khususnya bagi generasi muda, serta penguatan peran FKUB dan organisasi masyarakat dalam menjaga toleransi,” katanya.
Menurut Chairin, Pemko Binjai pada tahun 2026 akan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam pelaksanaan Survei Indeks Harmoni Indonesia sebagai dasar penyusunan kebijakan ke depan.
“Seluruh perangkat daerah kita minta untuk mempersiapkan pelaksanaan survei tersebut secara optimal, dengan melibatkan partisipasi masyarakat,” pintanya.
Selain itu, Chairin, juga turut menyampaikan sejumlah hal penting kepada seluruh OPD, diantaranya, terkait pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), penghematan energi, serta rencana kebijakan kerja.
“Terkait pemeriksaan BPK, hari ini kita akan menerima entry meeting untuk pemeriksaan terinci sebagai tindak lanjut pemeriksaan pendahuluan. Saya minta seluruh OPD mempersiapkan dokumen serta memastikan koordinasi data dan argumentasi berjalan baik agar kita dapat mempertahankan predikat WTP,” imbuhnya.
Di akhir arahannya, Chairin mengingatkan pentingnya penghematan energi di lingkungan kerja sesuai surat edaran Walikota Binjai, serta rencana penerapan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu. (red/tim)




















