MEDAN (Portibi DNP) : Pengurus Indonesia Beladiri Camp Association (IBCA) Kota Medan resmi memperkenalkan diri kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan.
Langkah ini menjadi awal upaya IBCA dalam memperkenalkan dan mengembangkan cabang olahraga Mixed Martial Arts (MMA) di Kota Medan.
IBCA sendiri merupakan induk organisasi MMA di Indonesia yang baru saja resmi menjadi anggota KONI Provinsi Sumatera Utara.
Namun demikian, untuk tingkat Kota Medan, IBCA masih dalam tahap pengenalan dan belum resmi tercatat sebagai anggota KONI setempat.
Ketua IBCA Medan, Erick Sirait, menjelaskan kehadiran pihaknya ke KONI Kota Medan bertujuan untuk mensosialisasikan olahraga bela diri MMA kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kehadiran kami sebagai pengurus IBCA Kota Medan untuk mensosialisasikan olahraga bela diri baru ini di Kota Medan. Harapannya, ke depan bisa lahir banyak anak-anak muda Kota Medan yang menjadi petarung MMA,” ujar Erick saat audensi dengan Komite KONI Kota Medan, di Sekretariat KONI Medan Jalan Kemiri II Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota, Rabu (14/1/2026).
Ia menambahkan, struktur kepengurusan IBCA Medan saat ini telah resmi terbentuk dan memiliki dasar hukum yang jelas.
Hal tersebut ditandai dengan Surat Keputusan (SK) yang telah diterima dari Pengurus Provinsi IBCA Sumatera Utara.
“Secara organisasi kami sudah resmi terbentuk sesuai dengan SK yang kami terima dari pengurus provinsi,” jelasnya.
Sebagai langkah awal pembinaan, IBCA Medan akan mulai melakukan sosialisasi ke lingkungan sekolah. Erick menyebutkan, saat ini sudah ada satu sekolah yang menjadi titik awal pengenalan MMA di kawasan Cinta Budaya.
“Pertama kita akan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Sekarang sudah ada satu sekolah di daerah Cinta Budaya. Ke depan kita berharap bisa berkolaborasi dengan baik bersama Pemko Medan dan KONI Kota Medan,” ungkapnya.
Selain sosialisasi, IBCA Medan juga memiliki rencana menggelar kejuaraan antar pelajar di Kota Medan. Namun, untuk pelaksanaan awal, pihaknya masih menunggu arahan dari pengurus provinsi agar agenda tersebut tidak berbenturan dengan kejuaraan lain.
“Dalam waktu dekat kami berencana menggelar kejuaraan antar pelajar Kota Medan. Tapi untuk tahap awal, kami masih menunggu petunjuk dari provinsi supaya tidak berbenturan dengan agenda kejuaraan lainnya,” tambah Erick.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, menyambut positif kehadiran IBCA sebagai cabang olahraga baru.
Ia menegaskan KONI Kota Medan selalu terbuka dan mendukung penuh cabang olahraga baru maupun yang sudah lama ada, selama berorientasi pada prestasi.
“Dari KONI Kota Medan, kami sangat mendukung cabor-cabor baru maupun cabor yang sudah ada. Yang pasti, untuk peningkatan prestasi olahraga di Kota Medan, kami akan selalu mendukung penuh,” kata Aswindy.
Ia berharap IBCA dapat mengembangkan olahraga MMA dengan baik di Kota Medan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah, sekaligus memberi dampak positif bagi generasi muda.
“Saya berharap cabor baru ini bisa berkembang dengan baik di Kota Medan, melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan Kota Medan. Selain itu, MMA juga diharapkan bisa meminimalisir hal-hal negatif di kalangan remaja yang saat ini cukup marak,” pungkasnya.P06





















