Etnis Nias Tampilkan Ragam Budaya pada Malam Terakhir PSBD ke-6 Asahan

Asahan (Portibi/DNP): Malam terakhir pelaksanaan Pekan Seni dan Budaya Daerah (PSBD) ke-6 Kabupaten Asahan berlangsung meriah dengan penampilan Etnis Nias yang memukau penonton di Lapangan PSBD Kisaran. Suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan terasa kuat ketika Wakil Bupati Asahan, Kapolres Asahan, sejumlah OPD, Ketua FORKALA, para ketua 14 etnis, dan masyarakat umum hadir menyaksikan ragam seni serta budaya yang ditampilkan, Sabtu (18/18/2025).

Ketua Ikatan Keluarga Masyarakat Nias (IKMN) Kabupaten Asahan, Destani Harefa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan PSBD ke-6 tahun 2025. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan wadah menjaga dan menghidupkan identitas budaya setiap etnis di Asahan.

“Dukungan pemerintah menjadi penguat semangat kami untuk terus melestarikan warisan budaya Nias,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mendukung program pembangunan pemerintah serta menjaga keamanan dan kerukunan di daerah.
Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP, dalam sambutannya mengatakan akan pentingnya kecintaan terhadap budaya lokal di tengah arus modernisasi yang kian pesat.

Ia mengingatkan agar kemajuan zaman tidak membuat generasi muda melupakan akar budaya daerah.

“Mari kita cintai dan lestarikan seni serta budaya yang kita miliki, agar tidak hilang dimakan waktu,” pesannya. Ia juga mengajak masyarakat untuk hadir beramai-ramai pada malam penutupan PSBD ke-6 yang dijanjikan akan lebih meriah dengan kehadiran artis hiburan nasional.

Melalui kegiatan PSBD ke-6 ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap seluruh elemen masyarakat terus memperkuat persaudaraan antar-etnis serta menjadikan budaya sebagai perekat sosial di tengah keberagaman. Momentum ini diharapkan menjadi gerakan bersama dalam menjaga nilai-nilai luhur dan memperkuat semangat Rambate Rata Raya menuju Asahan Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan. AR

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

 

Terkini

Paling Banyak Komentar