DWP Sumut Gelar Pengajian Ramadan 1445 H, Momentum Introspeksi Diri dan Peningkatan Ibadah

FOTO: Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Utara Dian Arief S Trinugroho menghadiri Pengajian Ramadan 1445H di Aula Kantor Dharma Wanita Persatuan Sumut Jalan Tengku Cik Ditiro Nomor 8 Medan, Rabu (20/3).

 

MEDAN (Portibi DNP): Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumatera Utara (Sumut) menggelar pertemuan rutin yang dikemas dengan Pengajian Ramadan 1445 H di Aula Kantor DWP Sumut Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 8 Medan, Rabu (20/3). Kegiatan yang mengusung tema ‘Ramadan Syahrul Qur’an’ turut dihadiri pengurus dan juga anggota DWP Sumut.

 

Ketua DWP Sumut Dian Arief Trinugroho menyampaikan, pengajian ini bertujuan untuk mendorong para anggota DWP agar memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk melakukan muhasabah diri atau introspeksi, serta peningkatan ibadah.

 

“Bulan Ramadan kita jadikan sebagai momen introspeksi diri. Ramadan bukan hanya sekadar menjalankan ibadah puasa, tetapi juga sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas spiritual dan moralitas,” katanya

 

Dian juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada para pengurus dan anggota DWP, atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Hal ini merupakan salah satu kontribusi positif DWP Sumut dalam membantu pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

 

“Mudah-mudahan, apa yang disampaikan ustaz kita tadi bisa memberikan pemahaman kita semua, agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik,” ujarnya

 

Acara pengajian ini juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Ibnu Jarot Aljauhari. Antara lain disampaikan, bahwa Ramadan merupakan bulan mulia yang lebih agung dari bulan yang lain. Pada bulan Ramadan inilah Alqur’an pertama kali diturunkan.

 

“Makanya topik kita ‘Ramadan Syahrul Qur’an’ ini diangkat untuk kita semua bisa bersanding dengan Alquran, sehingga jadi mulia, jadi suci,” jelasnya

 

Ke depan, dia berharap, di setiap keluarga memiliki bibit-bibit ahli Alquran, yang rajin membaca Alquran, penghapal Alquran atau yang paling penting mengimplementasikan isi dari Alquran, dengan memiliki sifat jujur, ramah, rendah hati dan selalu berbuat kebaikan dalam kesehariannya.**

 

 

 

 

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wak Ajo, kalo cari makan jangan maju Kalilah..

Bolo: Iya pula, yang bagus bagus aja lah..

 

 

 

Setelah sebulan berpuasa menahan nafsu dan lapar serta dahaga, saatnya kembali fitri


Bolo : kembali suci, silaturahmi antar sesama dan khususnya Sang Pencipta 

 

Mohon dimaafkan segala khilaf baik disengaja maupun tidak


Bolo : maaf untuk semua..