Dugaan Maraknya Narkoba di Balik Aksi Bajing Lompat Jalinsum Langkat, HIMMAH Sumut Desak Tindakan Tegas

 

​LANGKAT (Portibi DNP): Maraknya aksi kejahatan jalanan atau bajing lompat yang menargetkan truk logistik di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), khususnya kawasan Kecamatan Wampu hingga Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, memicu keprihatinan dari kalangan pemuda.

​Sekretaris Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Sumatera Utara, Aldi Satrio, menduga kejahatan tersebut dipicu oleh ketergantungan narkotika jenis sabu dari para pelaku.

​”Akar masalah bajing lompat dan pencurian TBS di Wampu diduga terkait maraknya peredaran narkoba,” ujar Aldi dalam keterangan tertulis via pesan WhatsApp kepada awak media, Senin (19/10/2026).

​Menurut pengamatannya di lapangan, para pelaku diduga terdesak kebutuhan membeli barang haram tersebut.

Hasil curian, seperti kelapa sawit dan barang kebutuhan pokok, diduga dijual dengan harga murah kepada penadah. Uang hasil penjualan tersebut disinyalir digunakan kembali untuk membeli narkoba.

​”Polanya berulang, terdesak kebutuhan zat adiktif, mencuri, menjual hasil curian, lalu membeli sabu,” tambah Aldi.

​Ia juga menyoroti pola penanganan dari aparat penegak hukum yang dinilainya belum menyentuh akar permasalahan.

Menurutnya, penindakan hukum hendaknya tidak berhenti pada pasal pencurian semata, tetapi juga dikembangkan pada pengujian tes urine serta penelusuran jaringan peredaran narkotika.

​Atas kondisi tersebut, PW HIMMAH Sumut mendesak Polres Langkat bersama BNNK Langkat untuk mengambil tiga langkah nyata:

​Melakukan penindakan terhadap titik-titik yang disinyalir menjadi lokasi peredaran narkoba di wilayah Wampu dan Hinai.

​Melakukan tes urine serta pengembangan jaringan terhadap setiap pelaku kejahatan jalanan yang tertangkap.

​Menindak tegas para penadah barang hasil kejahatan.

​PW HIMMAH Sumut menyatakan akan mengawal isu ini dan berencana menyampaikan aspirasi melalui aksi massa jika tidak ada penanganan konkret di jalur tersebut.

​Hingga berita ini diturunkan, Jalinsum Wampu–Hinai masih menjadi kawasan yang diwaspadai para pengemudi truk logistik saat melintas pada malam hari.

Redaksi masih mengupayakan konfirmasi resmi dari Pihak Kepolisian Resor Langkat dan BNNK Langkat terkait dugaan serta desakan yang disampaikan.(red/tim)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar