Dugaan Kejanggalan Pengelolaan Dana BOSP SMAN 1 Selesai Rp1,54 Miliar Menjadi Sorotan Publik

 

​MEDAN (Portibi DNP): Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun Anggaran 2025 di SMAN 1 Selesai senilai Rp1,545 miliar menjadi sorotan usai munculnya temuan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) Perwakilan Sumatera Utara terkait tata kelola dana pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan Sumut.

​Berdasarkan data yang dihimpun, SMAN 1 Selesai menerima alokasi BOSP Reguler sebesar Rp1.545.480.000 untuk 972 siswa pada TA 2025. Dana tersebut dicairkan dalam dua tahap, yakni Tahap I sebesar Rp772.740.000 pada 22 Januari 2025 dan Tahap II sebesar Rp772.740.000 pada 8 Agustus 2025.

​Namun, rekapitulasi realisasi anggaran tersebut mencatatkan sejumlah catatan penting terkait pola penyerapan dana:

​Lonjakan Belanja Modal: Terjadi lonjakan pada Belanja Modal Aset Tetap Lainnya di Semester II sebesar Rp301.514.000 dari total alokasi Rp341.730.000.

​Pengadaan Buku Perpustakaan: Alokasi pengembangan perpustakaan pada Tahap II tercatat sebesar Rp294.864.000, meningkat dari Tahap I yang sebesar Rp37.216.000.

​Sisa Saldo dan Pajak: Laporan mencatat kewajiban PPN/PPh sebesar Rp0. Terdapat pula saldo awal Semester II sebesar Rp75.438.100 yang digabungkan dengan penerimaan Tahap II dan terakumulasi habis di akhir periode penyerapan.

​Sarpras dan Honorarium: Pos pemeliharaan sarana prasarana menyedot dana total Rp343.021.700, sementara pembayaran honorarium tercatat mencapai Rp423.120.000.

​TEMUAN UMUM LHP BPK SUMUT

​Dalam LHP BPK Perwakilan Sumut Nomor: 93.B/T/LHP/DJPKN-V.MDN/PPD.01/05/2026 tertanggal 26 Mei 2026, BPK menyoroti sejumlah kendala Sistem Pengendalian Intern (SPI) dalam pengelolaan BOSP di Sumut. Temuan tersebut mencakup ketidaksesuaian pertanggungjawaban dengan kondisi fisik belanja, pembayaran honorarium yang tidak sesuai ketentuan, serta keterlambatan penyetoran pajak ke Kas Negara.

​Dalam pertimbangannya, BPK menilai perlunya pengawasan yang lebih ketat dari pimpinan Dinas Pendidikan dan Tim Manajemen BOS Provinsi terhadap verifikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Satuan Pendidikan (RKAS).

​TANGGAPAN KEPALA SEKOLAH

​Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala SMAN 1 Selesai, Hj. Yulizar, S.Pd, menjelaskan bahwa pengelolaan dan pencairan dana di sekolah yang dipimpinnya telah melalui mekanisme audit resmi oleh lembaga berwenang.

​”Kami sudah diperiksa KPK dan Inspektorat untuk tahun 2025. Semua data rekapitulasi realisasi penggunaan dana BOSP Reguler TA 2025 di SMAN 1 Selesai bisa dilihat di Portal BOS. Semua anggaran sudah dibelanjakan dan telah selesai diperiksa,” ujar Yulizar melalui pesan singkat.

​Meski demikian, sejumlah pihak mendorong agar verifikasi dan transparansi detail penggunaan anggaran tetap dibuka secara rinci guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan keuangan daerah dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

DATA REALISASI DANA BOS SMAN 1 SELESAI T.A. 2025

​(Sumber: LHP BPK Perwakilan Sumut Nomor: 93.A/T/LHP/DJPKN-V.MDN/PPD.01/05/2026)

​1. Realisasi BOS Satu Tahun Fiskal (T.A. 2025)

​Total Penerimaan: Rp1.545.480.000 (Saldo Awal: Rp0)

​Belanja Operasi: Rp1.006.799.000

​Belanja Modal Peralatan & Mesin: Rp196.951.000

​Belanja Modal Aset Tetap Lainnya: Rp341.730.000

​Total Belanja: Rp1.545.480.000 (Saldo Akhir: Rp0 | PPN/PPh: Rp0)

​2. Rincian Realisasi Semester II T.A. 2025

​Total Penerimaan: Rp848.178.100 (Saldo Awal: Rp75.438.100 + Penerimaan Tahap II: Rp772.740.000)

​Belanja Operasi: Rp413.701.100

​Belanja Modal Peralatan & Mesin: Rp132.963.000

​Belanja Modal Aset Tetap Lainnya: Rp301.514.000

​Total Belanja Semester II: Rp848.178.100 (Saldo Akhir: Rp0)

Data Penggunaan Dana BOS SMAN 1 Selesai T.A. 2025

​(Sumber: dari salah satu aplikasi yang dikelola oleh KPK)

JUMLAH DANA YANG DITERIMA SEKOLAH

Tahap I: Rp772.740.000

Jumlah Siswa: 972

Tanggal Pencairan: 22 Januari 2025

Tahap II: Rp772.740.000

Jumlah Siswa: 972

Tanggal Pencairan: 08 Agustus 2025

RINCIAN PENGGUNAAN

Penerimaan Peserta Didik Baru

Tahap I: Rp0

Tahap II: Rp0

Pengembangan Perpustakaan

Tahap I: Rp37.216.000

Tahap II: Rp294.864.000

Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler

Tahap I: Rp19.603.400

Tahap II: Rp13.200.000

Kegiatan Asesmen/Evaluasi Pembelajaran

Tahap I: Rp41.440.000

Tahap II: Rp32.100.000

Administrasi Kegiatan Sekolah

Tahap I: Rp101.835.900

Tahap II: Rp118.120.149

Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan

Tahap I: Rp0

Tahap II: Rp7.088.651

Langganan Daya dan Jasa

Tahap I: Rp11.739.600

Tahap II: Rp35.479.600

Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah

Tahap I: Rp187.809.000

Tahap II: Rp155.212.700

Penyediaan Alat Multi Media Pembelajaran

Tahap I: Rp11.938.000

Tahap II: Rp54.713.000

Pembayaran Honor

Tahap I: Rp285.720.000

Tahap II: Rp137.400.000

Total Dana

Tahap I: Rp697.301.900

Tahap II: Rp848.178.100

​(red/tim)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar