Dugaan Fiktif di DPK Labuhan Batu Dibongkar Ketua HNSI, Ketua DPD Tipikor Indonesia Minta Pihak Kejari Turun Tangan

Keterangan : Kapal Nelayan Tangkap Perikanan Kabupaten Labuhanbatu di Sei Berombang Kec Panai Hilir.

LABUHAN BATU (Portibi DNP) : Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sei Berombang, Kecamatan Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Parlindungan Saragih, membongkar adanya dugaan fiktif di Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Labuhan Batu.

Kepada wartawan ia mengatakan, bahwa realisasi belanja anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di DPK Kabupaten Labuhan Batu tahun anggaran 2023 pada Program Kesejahteraan Nelayan Tangkap. Perikanan dan Prasarana Hasil Tangkap Perikanan serta Pengadaan nomor 10 GT daftar Kapal Tangkap Perikanan di daerah Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir dan Panai Tengah, Kabupaten Labuhan Batu, diduga fiktif.

Ia pun merinci mana-mana saja anggaran yang diduga fiktif. Diantaranya program pengelolaan perikanan tangkap dengan indikator – Meningkatkan kesejahteraan Nelayan. Alokasi Anggaran Rp 715.594.000, dan realisasi Rp 689.628.300, pada kegiatan 1. Penyediaan prasarana usaha perikanan tangkap dan indikator sebanyak empat (4) Paket – Alokasi Anggaran Rp 387.222.000. dan Realisasi Rp 371.316.080.

Kemudian, pemberdayaan nelayan kecil dalam daerah Kabupaten/Kota, meningkatnya pengetahuan dan wawasan nelayan, Alokasi Anggaran Rp 239.918.000, dan Realisasi Rp 231.035.220.

Lalu, pengembangan Kapasitas Nelayan kecil – indikator Kegiatan Realisasi Rp 18.300.000.

Pelaksanaan fasilitas pembentukan dan pengembangan kelembagaan nelayan kecil indikator 2 kegiatan Realisasi Rp 62.810.000.

Pelaksanaan fasilitas bantuan pendanaan bantuan pembayaran Kemitraan usaha – indikator 2 kegiatan – Alokasi Anggaran Rp.157.370.000,- dan Realisasi Rp 149.925.220.

Penertiban tanda daftar kapal perikanan berukuran s/d 10 GT – pelayanan tanda daftar kapal perikanan Alokasi anggaran Rp 88.454.000. dan Realisasi Rp. 87.277.000.

Program pengawasan sumber daya Kelautan dan Perikanan. Indikator Terlindungnya spesies ikan Terubuk satuan orang – Alokasi anggaran Rp 25.270.000. dan Realisasi Rp 25.270.000.

Program pengolahan dan pemasaran hasil perikanan Rp 156.925.100, dan realisasi Rp 151.546.700.

“Lalu, terlaksananya pengolahan hasil perikanan perorangan Rp 34.325.100. dan 2. Penyediaan serta penyaluran bahan baku industri pengolahan ikan dalam daerah Kabupaten Labuhanbatu sebesar Rp 122.600.000. dan Realisasi sebesar Rp 122.516.700,” katanya kepada wartawan, Kamis (12/09/2024).

Ironisnya, Kepala dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Labuhanbatu Ir Adhlin Tanjung membantah dan ngotot perihal dugaan Fiktip tersebut tidak benar.

“Yang mana fiktip, itu ada,” sebut Adhlin Tanjung ngotot disaksikan oleh Bendhara Pengeluaran Dinas Perikanan dan Kelauan Labuhanbatu, Rabu (11/9/2024).

Namun, saat di desak wartawan untuk membuktikannya kedaerah Pantai Sei Berombang se Kecamatan Panai Hilir serta bertemu langsung dengan Ketua HNSI Kahupaten Labuhanbatu Parlindungan Saragih. Mirisnya, langsung Kepala dinas Perikanan dan Kelautan Adhlin Tanjung, terkesan emosi dan lalu pergi bersama dengan pejabat Bendaharanya.

Terpisah, Ketua DPD Tipikor Indonesia Kabupaten Labuhanbatu Dariter Ritonga meminta tegas kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu dengan Kasipidsus untuk melakukan pemeriksaan realisasi belanja anggaran tahun anggaran 2023 yang diduga Fiktif tersebut sesuai hasil wawancara Ketua HNSI Kabupaten Labuhanbatu Parlindungan Saragih dimaksud, bilang Dariter Ritonga.

Berita : Mora Tanjung

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pakย  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar