DPRD Medan Minta Pemko Tingkatkan Pengawasan Makanan Halal Non Halal di Supermarket

MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Dhiyaul Hayati minta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk meningkatan pengawasan terhadap penjualan makanan halal dan non halal yang dipajang di supermarket.

“Pemko Medan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk lebih meningkatan pengawasan terhadap penjualan makanan halal dan non halal yang dipajang di supermarket,”katanya di gedung dewan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Senin (18/3/2024).

Hal ini dikatakan Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingat adanya
vidio viral di salah satu supermarket di Kota Medan yang tidak memisahkan tempat makanan halal dan non halal.

Ini tentu saja membuat resah masyarakat yang nota bene sebagai konsumen supermarket tersebut, terutama menjelang hari raya Idul Fitri ini, Ungkap Dhiyaul.

Terkait keberadaan guru honor di Kota Medan, Dhiyaul mengucapkan terima kasih, karena para guru honor ini ikut serta untuk mencerdaskan anak bangsa walaupun dengan gaji yang rendah.

Untuk itu dia berharap Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera membayarkan insentif guru honor baik yang mengajar di Sekolah Dasar (SD) Negri, maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negri

Demikian juga terhadap insentif guru magrib mengaji, bilal mayyit, dan lainnya yang sampai hari belum juga dibayarkan.

“Informasinya untuk bulan Februari dan Maret 2024 yang belum dibayarkan, apakah itu insentif guru honor SD Negri, insentif guru honor SMP Negri maupun insentif guru magrib mengaji, bilal mayyit, dan lainnya,”ungkap Dhiyaul.

Dhiyaul berharap realisasi pembayaran insentif itu dapat dibayarkan sebelum hari raya Idul Fitri, agar bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lebaran oleh para pelayan jasa masyarakat tersebut.P06

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wak Ajo, kalo cari makan jangan maju Kalilah..

Bolo: Iya pula, yang bagus bagus aja lah..

 

 

 

Setelah sebulan berpuasa menahan nafsu dan lapar serta dahaga, saatnya kembali fitri


Bolo : kembali suci, silaturahmi antar sesama dan khususnya Sang Pencipta 

 

Mohon dimaafkan segala khilaf baik disengaja maupun tidak


Bolo : maaf untuk semua..