DPP Bamuspernis Desak Kejari Nisel Usut Tuntas Dugaan Korupsi dan Pungli Dana Dacil

Foto: Ketua Bamuspernis

 

Nias Selatan (Portibi DNP): Dewan pimpinan pusat Badan musyawarah pemekaran Kabupaten Nias Selatan (DPP BAMUSPERNIS) WISNU DUHA mendesak pihak kejaksaan Negeri Nias selatan untuk mengungkap dan memproses secara tuntas dan transparan k a s u s Dugaan tindak pidana K o r u p s i pungutan Liar Dana D a c i l yang telah di laporkan oleh oknum Guru GBD ke jaksaan Negeri Nias selatan sejak bulan Mei yang lalu.

Hal ini di sampaikan nya kepada media Portibi DNP melalui mobile selulernya minggu (7/9), dia berharap agar penegak hukum bisa membaca dengan terang dan jelas tentang hukum yang berlaku bagi oknum yang terduga melanggar h u k u m, jangan b u r a m mata mereka membaca pasal dan ayat undang undang itu hanya karena sudah tersiram O l i p e l u m a s, tandas mantan anggota DPRD Nias Selatan itu.

Kajari Nias Selatan Edmon Novvery Purba, S.H.,M.H yang di hubungi media portibi melalui panggilan whatsap nya belum lama ini menjelaskan,.Bahwa kasus dugaan tindak pidana korupsi ini sedang dalam tahap pembenahaan alat bukti, kami bukan tidak berbuat buktinya dalam beberapa hari ini kita mengadakan pemanggilan beberapa saksi untuk melengkapi alat bukti.

” nanti kalau sudah memenuh alat bukti kami dari kejaksan Negeri Nias Selatan tidak akan segan segan atau ragu ragu dalam penetapan status hukum terkait laporan tersebut'”, jelas kajari Nias selatan itu.

 

Kasus Dugaan tindak pidana korupsi ini berawal dari laporan salah seorang K o r b a n pungutan l i a r Dana insentif Daerah terpencil (Dana Dacil) ke kejaksaan Negeri Nias Selatan pada bulan Mei yang lalu 2025, (LD) sang pelapor kasus ini melaporkan oknum staf Dinas pendidikan kabupaten Nias selatan dan beberapa oknum kepala sekolah yang di duga kuat terlibat dalam pengutipan L i a r dana Dacil tersebut. Dalam laporan nya turut terlampirkan Bukti bikti seperti, bukti keterangan para korban. hasil rekaman video, bahkan bukti S L I P T R N S F E R serta transkrip percakapan whatsap sang pelaku dengan oknum guru (korban-Red) turut di lampirkan pada laporannya ke kejaksaan Negeri Nias selatan. (TIM )

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar