Dinas PUPR Labuhanbatu Terus Berupaya lakukan Yang Terbaik

Keterangan : excavator mini yang diturunkan oleh Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu untuk melakukan pengorekan saluran drainase yang tumpat akibat sampah liar dijalan Jenderal Ahmad Yani kota Rantauprapat.

Labuhanbatu (Portibi DNP): Dinas Pekerjaan Umum Penataan ruang (PUPR) kabupaten labuhanbatu provinsi sumatera utara, terus berupaya meningkatkan kinerja, berupaya melakukan rehabilitasi dan pengorekan saluran saluran drainase yang tertumpat akibat dari sampah liar didalam kota Rantau Prapat.

Dari pantau awak media ini, dilokasi jalan besar Jenderal Ahmad Yani kota Rantau Prapat Kecamatan Rantau Utara, Senin (03/03/2025), terlihat satu unit exsevator mini yang diturunkan oleh Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu dalam pelaksanaan pengkorekan parit saluran drainase yang tumpat akibat sampah liar. Pengkorekan parit saluran drainase tersebut sampai menuju jalan besar SM Raja Kecamatan Rantau Selatan yang menuju arah kantor Bupati Kabupaten Labuhanbatu yang kerap terkena langganan banjir akibat curah hujan satu hari.

“Kita akan terus berupaya untuk yang terbaik dan melakukan rehabilitasi serta pengorekan parit parit saluran drainase yang sudah lama tumpat dari sampah. Pengorekan saluran drainase itu, mencegah banjir didalam kota Rantauprapat, akibat curah hujan “. Demikian dikatakan Kepala dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu Hendra Efendi Hutajulu ST kepada awak media ini.

Disisi lainnya, warga kota Rantauprapat yang berdomisili dijalan Aek Tapa Kecamatan Rantau Selatan bernama Topik, 40, kepada awak media ini, mengatakan, mendukung program Dinas PUPR Labuhanbatu melakukan pengorekan parit saluran drainase tersebut disepanjang jalan SM Raja dan Jenderal Ahmad Yani. Namun, Pemkab Labuhanbatu maupun Dinas PUPR juga harus memperhatikan arah pembuangan saluran air di drainase tersebut. Sebab, untuk pembuangan air di saluran drainase tersebut, dijalan SM Raja, tidak ada. harus ke arah Aek Tapa dan itu cukup jauh.

“Kalau disalurkan ke arah Sungai Aek Tapa tersebut, saluran drainase dijalan SM Raja menuju Aek Tapa, harus di evaluasi ulang. Dan, itu membutuhkan proyek yang cukup biaya besar. Sebab, sepanjang jalan besar SM Raja saluran drainase nya sudah tumpat, maka, Pemkab Labuhanhatu harus evaluasi ulang pembangunan dan pengkorekan saluran drainase tersebut, baru bisa lancar air pembuangan disaluran drainase tersebut. Kalau hanya sekedar dikorek saja, namun, air campur sampah tidak mengalir ke pembuangan, ya percuma saja kan pak, mubajir uangnya “, pungkas Topik.

Berita : Mora Tanjung.

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar