Diduga Ada Mark-up Pada Kegiatan Asesmen Guru PAUD/TK, SD dan SMP di Kabupaten Langkat

MEDAN (Portibi DNP) : Kegiatan asesmen guru PAUD/TK, SD dan SMP, di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, telah selesai dilaksanakan. Kegiatan itu dilaksanakan pada Tahun 2021.

Berdasarkan data yang dihimpun, Jumat (01/09/2023), anggaran belanja
kursus/pelatihan, sosialisasi, bimbingan teknis serta pendidikan dan pelatihan pada Dinas Pendidikan Langkat sebesar Rp1.779,750.000, dengan realisasi sebesar Rp1.727.500.000.

Dari realisasi tersebut, diantaranya untuk kegiatan kursus singkat/pelatihan, yaitu kegiatan asesmen guru PAUD/TK, SD dan SMP, dengan realisasi
sebesar Rp705.000.000.

Belanja Kursus Singkat/Pelatihan dilaksanakan berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) antara Dinas Pendidikan dengan Lembaga PCM. Berdasarkan hasil pemeriksaan atas SPK kegiatan asesmen, diketahui sebagai berikut.

Biaya kegiatan asesmen psikologi dan uji kompetensi berdasarkan SPK dihitung sebesar Rp300.000 per orang untuk 2.350 orang atau seluruhnya sebesar Rp705.000.000 (Rp300.000 x 2.350 orang).

Rincian pekerjaan dalam RAB terdiri atas, belanja bahan ATK, spanduk, dokumentasi kegiatan, penyusunan dan penggandaan laporan serta sewa gedung sebesar Rp19.760.000 dengan rincian yaitu PAUD/TK sebesar Rp9.120.000, SD sebesar Rp5.320.000, dan SMP sebesar Rps.320.000.

Belanja makan/minum berupa snack dan nasi kotak serta aqua botol sebesar Rp9.580.000, dengan rincian yaitu PAUD/TK sebesar Rp5.280.000, SD sebesar Rp2.1 50.000, dan SMP sebesar Rp2.150.000. Belanja bahan dan makan minum kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan,
sedangkan Lembaga PPCM hanya menerima biaya jasa yang terkait kegiatan dan belanja jasa koreksi.

Belanja jasa, yaitu tim psikolog sebanyak 16 orang, terdiri atas ketua tim sebanyak satu orang, asisten psikologi sebanyak enam orang, anggota sebanyak enam orang, dan admin sebanyak tiga orang yang terdiri dari belanja jasa kegiatan asesmen sebesar Rp90.000.000, dengan rincian
yaitu, PAUD/TK sebesar Rp45.000.000, SD sebesar Rp22.500.000, dan
SMP sebesar Rp22.500.000.

Rencana Pelaksanaan Kegiatan. Belanja jasa koreksi kegiatan asesmen sebesar Rp585.600.000 dengan
rincian yaitu, PAUD/TK sebesar Rp255.600.000, SD sebesar
Rp165.000.000, dan SMP sebesar Rp165.000.000.

Setelah kegiatan asesmen selesai dan mendapatkan hasil assesmen, peserta akan diberikan masukan atas hasil asesmen guru tersebut. Sasaran asesmen psikologi dan uji kompetensi adalah guru PAUD, TK, SD, dan SMP
di Kabupaten Langkat berjumlah 2.350 orang, yang terdiri dari Guru PAUD 650 orang, Guru TK 400 orang, Guru SD 650 orang, dan Guru SMP 650 orang.

Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang meliputi antara lain uraian pekerjaan yang akan dilaksanakan, waktu dan tahapan pelaksanaan kegiatan, kompetensi dan jumlah kebutuhan tenaga ahli, sumber dan besarnya biaya, tidak dibuat/tidak ada.

Hasil pemeriksaan selanjutnya atas dokumen pertanggungjawaban, konfirmasi kepada pihak Lembaga PPCM dan PPTK, diketahui sebagai berikut. Pemkab Langkat belum membuat standarisasi biaya asesmen pada SSH. Selanjutnya, berdasarkan keterangan dari PPK diketahui bahwa PPK belum melakukan evaluasi
kewajaran harga penawaran.

Terdapat selisih perhitungan sewa gedung pelaksanaan kegiatan asesmen untuk PAUD/TK. Berdasarkan RAB sewa gedung sebanyak 17 ruang selama dua hari dengan harga satuan Rp130.000,00 atau sebesar Rp4.420.000, seharusnya
Rp2.210.000,00 (17 x Rpl30.000,00) sehingga terjadi kelebihan pembayaran sebesar Rp2.210.000,00.

Berdasarkan konfirmasi pada Pimpinan Lembaga PPCM dan PPTK diketahui hasil penilaian asesmen guru-guru baru pada tingkat Dinas Pendidikan sedangkan hasil penilaian tersebut belum diberikan kepada guru guru dan tindak lanjut dari asesmen
belum ada.

Hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari pihak mana pun, apakah temuan tersebut sudah dikembalikan atau belum serta menindaklanjuti hasil asesmen sesuai dengan tujuan dilakukannya asesmen. (BP)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

-Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..

-Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

 

-Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi

Jangan Pandang bulu pak, hajar…