Demi Meraup Keuntungan Pribadi, Siswa Diduga Dipekerjakan Mengangkut Bahan Bangunan Proyek Revitalisasi SDN 078533 Hoya Ambukha

 

Nias Selatan (Portibi-DNP) Diduga demi meraup keuntungan pribadi, Siswa dipekerjakan mengangkut bahan bangunan pada proyek bantuan Pemerintah Program satuan Pendidikan Revitalisasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 078533 Hoya Ambukha oleh Kepala Sekolah Aronaso Halawa.

bangunan tersebut bersumber dari Bantuan Pemerintah program Satuan Pendidikan Revitalisasi, yang Anggarannya bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp. 538.106.193 ( Lima Ratus Tiga Puluh Delapan Juta Seratus Enam Ribu Seratus Sembilan Puluh Tiga Rupiah).

Beredar video di media sosial terlihat para siswa Sekolah Dasar Negeri yang mengenakan seragam sekolah merah putih terlihat sedang menggontong beberapa kusen pintu dan jendela diduga untuk bahan bangunan pada proyek bantuan Pemerintah program satuan Pendidikan revitalisasi yang tengah di bangun di SDN 078533 Hoya Ambukha.

Mengetahui informan tersebut Awak Media ini mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Sekolah SDN 078533 Hoya Ambukha Aronaso Halawa di ruang kerjanya di Desa Somambawa, Kecamatan Somambawa, Kabupaten Nias Selatan, Propinsi Sumatera Utara, Senin 24/11/2025 sekira pukul 11:00 siang.

“pihaknya membenarkan bahwa benar para siswa kami yang mengangkut semua kusen pintu dan jendela yang digunakan pada bangunan bantuan Pemerintah program satuan Pendidikan revitalisasi SDN 078533 Hoya Ambukha tersebut”

Ia menjelaskan, sebenarnya saat itu saya sedang berada di Teluk Dalam namun saya telpon para guru untuk minta bantu mengangkut kusen pintu dan jendela tersebut, saya tidak pernah menyuruh siswa. ““saat ditanya mengapa jadi siswa yang mengangkut kusen itu? itu karena kebahagian mereka.

“itu karena kebahagiaan mereka” jawab Kasek

ketika ditanya lagi kenapa bukan para pekerja yang disuruh, kan mereka di upah? ““para tukang dan pekerja itu hanya mengerjakan yang ada bahan disini, dan saya tidak pernah menyuruh siswa” kata Kasek.

pada penuturannya siswa siswi kami tidak bisa melewati pagar sekolah, kecuali meminta izin untuk ke kamar mandi, namun saat ditanya tapi kenapa mereka bisa keluar pagar untuk mengangkut kusen itu? ”Kaseknya terlihat diam dan pura-pura lihat Handphone (HP) pribadinya, terkesan sengaja menyuruh siswa mengangkut bahan bangunan tersebut untuk meraup keuntungan besar pribadinya karena tidak mengeluarkan biaya upah pekerja.

Awak Media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada Konsultan bangunan tersebut lewat WhatsApp pribadinya Selasa, 25/11/2025 sekira pukul 10:25 WIB. namun masih belum bisa terhububung, hingga berita ini dikirim ke redaksi dan akan terus berupaya melakukan konfirmasi hal ini ke pihak-pihak terkait. (SW)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar