Debat Publik Kedua Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumut Tahun 2024, KPU Harap Dapat Berikan Pendidikan Politik Bagi Masyarakat

 

MEDAN (Portibi DNP) : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar debat publik kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumut tahun 2024 ini di Hotel Santika Premiere Dyandra Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Rabu (6/11/2024) malam

Hadir dalam debat publik kedua tersebut sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), unsur pemerintah provinsi Sumut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut.

Para kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yakni
pasangan calon (Paslon) gubernur-wakil gubernur nomor urut 1 Muhammad Bobby Afif Nasution – H.Surya dan paslon gubernur- wakil gubernur nomor urut 2 Edi Rahmayadi-Hasan Basri Sinaga.

Sejumlah pengurus dan anggota Partai Politik (Parpol) pengusung serta masa pendukung dari kedua paslon gubernur dan wakil gubernur pemilihan 2024,
serta undangan lainnya.

Komisioner KPU Sumut seperti
Agus Arifin selaku Ketua KPU Sumut, Sitori Mendrofa, Raja Ahab Damanik, Kotaris Banurea, Robby Efendy, El Suhaimi, Frendianus Joni Rahmat Zebua masing-masing sebagai anggota.

Debat publik kedua ini dipandu moderator Nurleli, SSos, MIKom dari Inews dan Setia Pandia, SH, MIKom dari TVRI, dengan mengusung teme “Peningkatan Daya Saing Daerah dan Pembangunan Berkelanjutan”, dan sub tema “Memajukan Daerah dan Menyelesaikan Persoalan Daerah”.

Ketua KPU Sumut Agus Arifin dalam sambutannya mengatakan, debat publik kedua ini diyakini telah ditunggu-tunggu oleh kedua Paslon Gubernur dan wakil gubernur Sumut.

Hal ini sebagai meyakinkan 10,7 juta pemilih di Sumut, dengan menyampaikan visi,misi, kebijakan dan program kerja, beradu konsep, strategi serta gagasan dengan tujuan mulia yakni membangun Sumut, kata Agus Arifin.

Demikian juga dengan masyarakatnya khusus pemilih yang akan menentukan pilihannya pada 27 November 2024 mendatang.

Karena kata Agus Arifin, debat publik kedua ini merupakan kesempatan yang baik bagi pemilih untuk mengetahui lebih jauh mengenai visi-misi dan program kerja dari kedua paslon gubernur dan wakil gubernur Sumut.

Agus Arifin juga berharap
debat publik ini dapat memberikan pendidikan politik bagi masyarakat khususnya pemilih dengan harapan, dapat menjadikan sebagai pemilih yang cerdas, objektif dan rasional, serta menolak politik uang.

Dalam kesempatan itu, Agus Arifin mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas dukungannya dalam melaksanakan berbagai tahapan dalam Pilkada serentak di Sumut tahun 2024.

“Gunakan hak pilihmu, tentukan pilihanmu, tentukan pemimpinmu, rakyat memilih, rakyat menentukan,”tutup Agus Arifin.

Sementara itu paslon gubernur-wakil gubernur Sumut nomor urut 1 Muhammad Bobby Afif Nasution dalam visi-misinya mengatakan, 2024 adalah tahun yang penting sebagai tonggak awal mencapai Indonesia emas 2045 di Sumut.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, Bobby menegaskan kalau pembangunan di Sumut harus segera direalisasikan, bukan hanya sekadar ucapan, sekadar wacana dan janji-janji.

“Kami Bobby-Surya memastikan bagaimana pembangunan infrastruktur yang ada di Sumut tidak akan seperti 5 tahun yang lalu. Kami juga memastikan pembangunan infrastruktur di Sumut akan sampai ke daerah-daerah terpencil yang ada di Sumut, “imbuh Bobby.

Sebab dia melihat kepulauan Nias belum pernah dibangun dalam lima tahun kebelakang.

Sedangkan paslon nomor urut 2 Edy Rahmayadi dalam penyampaiannya program kerjanya menegaskan, pembangunan di Sumut 5 tahun ke depan merupakan suatu proses pembangunan yang telah dicapai 5 tahun yang lalu.

“Secara keberhasilan ada banyak award yang disampaikan oleh pusat, namun begitu kita juga menyadari kalau masih banyak kekurangan di sana-sini, dan itulah yang harus kita segera tunaikan seperti infrastruktur yang nantinya bisa mantap dari provinsi ke provinsi dan ke kabupaten/kota, “ungkap Edi Rahmayadi.

Kemudian masih dikatakan Edi Rahmayadi, membangun infrastruktur internet yang harus bisa diakses dari mulai provinsi sampai kabupaten/kota.

“Melakukan pengembangan investasi ini juga harus tak kalah pentingnya, yaitu dengan aplikasi yang dapat diakses oleh seluruh orang untuk mengetahui bagaimana cara untuk melakukan investasi di Sumut, “pungkasnya.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar