Calvin Wijaya: Kemajuan Digital Indonesia Masih di Permukaan, Fondasi Belum Merata

 

Medan(Portibi DNP): Bendahara Umum SATMA AMPI Sumatera Utara, Calvin Wijaya, B.Eng., menilai bahwa kemajuan Indonesia dalam transformasi digital belum sepenuhnya merata dan masih bersifat permukaan. Hal ini disampaikannya berdasarkan analisis akademik yang menyoroti ketimpangan infrastruktur dan rendahnya literasi digital di berbagai sektor.

“Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang mengesankan dalam adopsi teknologi digital di permukaan, yang tercermin dari lonjakan transaksi QRIS dan peningkatan indeks masyarakat digital. Namun, kesiapan suatu bangsa dalam menghadapi era digital tidak hanya diukur dari pertumbuhan angka-angka ini,” ujar Calvin.

Menurutnya, dua hal utama yang menjadi fondasi penting bagi keberhasilan transformasi digital adalah pemerataan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Masih lebarnya kesenjangan akses internet dan literasi digital, khususnya di dunia pendidikan seperti di kalangan guru, adalah bukti bahwa transformasi kita belum menyentuh level yang inklusif,” jelasnya.

Calvin mencontohkan, berbagai fenomena sederhana seperti ketidakpatuhan di gerbang tol atau kesalahan penggunaan sistem digital di masyarakat menggambarkan adanya kesenjangan antara kemajuan teknologi dan kesiapan pengguna.

“Kisah tentang ketidakpatuhan di gerbang tol, meski terlihat sederhana, adalah simtom dari masalah yang lebih dalam: sebuah sistem digital harus dirancang dengan mempertimbangkan kesiapan seluruh penggunanya,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa untuk benar-benar siap menghadapi era digital, Indonesia harus memastikan pembangunan infrastruktur digital berjalan beriringan dengan pendidikan dan pelatihan literasi digital yang masif dan merata.

“Transformasi digital tidak boleh hanya berhenti di kota-kota besar atau di kalangan masyarakat terdidik. Ia harus menjadi gerakan nasional yang melibatkan semua lapisan masyarakat,” tutup Calvin.SF

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar