MEDAN (Portibi DNP) : Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Salomo Tabah Ronald Pardede menilai, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Medan belum mampu menunjukkan progres optimal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“BUMD milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan yakni Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar, PUD Pembangunan dan PUD Rumah Potong Hewan (RPH) belum mampu menunjukkan progres optimal dalam meningkatkan PAD,”kata Salomo Kamis (6/8/2026).
Bahkan Salomo juga menilai, PUD Pembangunan dan PUD RPH justru mengalami krisis finansial. Ia pun mengaku miris melihat kondisi perusahaan milik Pemko Medan yang tak mampu meningkatkan PAD ini.
Untuk itu dia mendorong Pemko Medan dalam hal ini Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas mendongkrak kinerja PUD sebagai upaya meningkatkan PAD Kota Medan.
Dikatakan Salomo, krisis keuangan yang dialami PUD Pembangunan saat ini sangat kronis. Dimana gaji karyawan juga tidak sanggup dibayar penuh.
“Coba bayangkan, untuk membayar gaji karyawan saja PUD Pembangunan tidak bisa. Berarti perusahaan ini tidak sehat. Apapun alasannya, ini jelas tidak wajar,”ujarnya.
Politisi Partai Gerindra DPRD Medan ini menambahkan, Wali Kota Medan harus mengevaluasinya secara menyeluruh. Mau sampai kapan seperti ini terus? Bertahun-tahun merugi,” ketusnya.
Begitu juga dengan PUD RPH, Salomo menilai operasional yang berjalan masih mengandalkan penyertaan modal dari Pemko Medan setiap tahun.
“Kalau hanya mengandalkan subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), terus fungsi perusahaan ini apa ?,” ketus Salomo.
Demikian juga dengan PUD Pasar. Salomo menilai capaian keuntungan yang dihasilkan perusahaan ini tidak maksimal, yakni hanya Rp400 juta setahun dari 52 pasar tradisional yang dikelola.
“Kalau kita kalkulasi berdasarkan potensi, harusnya PUD Pasar bisa meraup keuntungan belasan miliar per tahun. Tapi ini cuma Rp400 juta. Kami sangat yakin banyak kebocoran terjadi dan PUD Pasar juga kurang transparan dalam pengelolaan dengan pihak ketiga,” ujarnya.
Atas kondisi itu, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan ini menegaskan, perkembangan BUMD di Kota Medan akan menjadi perhatian serius pihaknya.
“Kita akan pantau dan kawal terus perkembangan BUMD Kota Medan. Wali Kota harus serius, karena ini menyangkut PAD dan kepentingan masyarakat banyak,” pungkasnya.P06




















