Pulau Tello, Nias Selatan(Portibi DNP): Dalam suasana penuh khidmat dan semangat pelayanan, Badan Pekerja Harian Majelis Sinode (BPHMS) BNKP resmi melantik Panitia Penyelenggara Sidang Sinode ke-62 pada hari Minggu, 10 Agustus 2025, bertempat di Pulau Tello, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara.
Pelantikan ini merupakan langkah awal dalam mempersiapkan salah satu agenda tertinggi dan paling strategis dalam kehidupan bergereja di lingkungan BNKP, yaitu Sidang Sinode ke-62 yang akan digelar pada bulan Juli tahun 2027 mendatang di wilayah Kepulauan Batu.
Acara pelantikan berlangsung dengan lancar yang dilantik oleh Pdt. Fanaso Mendrofa, S.Th (Bendum BPHMS) dihadiri oleh seluruh jajaran panitia penyelenggara yang telah ditetapkan, para pimpinan gereja, tokoh masyarakat, dan warga jemaat. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi awal untuk menyatukan visi dan semangat seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan sidang akbar tersebut.
Dalam sambutannya, Pdt. Tugas Duha, S.Th. M.Min (Ketua Umum Panitia) yang baru saja dilantik menyampaikan rasa hormat dan tanggung jawab besar yang kini diemban oleh seluruh panitia. Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar pertemuan rutin lima tahunan, melainkan merupakan momentum penting yang membawa dampak langsung bagi pertumbuhan rohani, administrasi, dan pelayanan gereja ke depan.
“Ini adalah salah satu kegiatan dan tugas yang sangat berat kepada kami panitia, untuk itu kami berharap dukungan dari semua pihak agar kegiatan ini yang tentu sangat bermanfaat, khususnya di Kepulauan Batu. BPHMS telah memberikan kesempatan untuk menjadi tuan/nyonya pada persidangan ini, maka itu mari kita berkolaborasi satu dengan yang lain agar kegiatan ini bisa sukses dan membawa berkat bagi warga jemaat di Resort 38 dan Resort 39” ujarnya dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, Ketua Umum Panitia mengajak seluruh panitia dan warga jemaat untuk bekerja sama dengan hati yang tulus, penuh kesabaran, dan mengandalkan Tuhan dalam setiap proses persiapan.
Sementara itu, Ephorus BNKP Pdt. Otoriteit Dakhi, S.Th, M.Si dalam pesannya menyampaikan bahwa pemilihan Kepulauan Batu sebagai lokasi penyelenggaraan sidang telah melalui proses yang demokratis dan transparan. Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan polling terbanyak dalam sidang sinode sebelumnya, yang menunjukkan antusiasme dan kesiapan warga jemaat di Kepulauan Batu untuk menjadi tuan rumah.
“Sidang kali ini akan dilaksanakan di Kepulauan Batu, sesuai polling terbanyak pada saat Sidang Sinode sebelumnya,” ujar Ephorus dengan penuh keyakinan.
Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan sidang ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah momen spiritual dan organisatoris untuk merumuskan arah gereja, mengevaluasi pelayanan, dan mempererat tali persaudaraan dalam tubuh Kristus.
Dalam kesempatan yang sama, beberapa tokoh masyarakat dan pemuda gereja juga turut memberikan dukungan moral dan harapan agar pelaksanaan sidang nantinya berjalan dengan sukses. Mereka melihat kehadiran sinode di Kepulauan Batu sebagai peluang untuk mendorong pembangunan rohani sekaligus memperkuat eksistensi BNKP di wilayah kepulauan Batu
Rangkaian kegiatan pelantikan ditutup dengan doa bersama dan ibadah singkat, memohon tuntunan Tuhan atas seluruh proses yang akan dilalui hingga hari pelaksanaan Persidangan Sinode BNKP ke-62.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Panitia Penyelenggara yang baru dilantik menyatakan kesiapan mereka untuk bekerja dengan sungguh-sungguh demi kelancaran dan keberhasilan persidangan Sinode BNKP ke-62 yang dinanti-nantikan. TIM




















