Berpotensi Tingkatkan PAD, DPRD Dorong Pemko Medan Ambil Alih Pengelolaan Pasar Sambu

MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan, M. Khalil Prasetyo meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar segera mengambil alih pengelolaan Pasar Sambu.

Pasalnya, bertahun-tahun pasar tersebut terkesan dibiarkan tanpa adanya retribusi. Padahal, diketahui Pasar Sambu selalu ramai pembeli dan berpotensi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan.

“Kalau memang Pasar Sambu itu aset Pemko Medan, ambil tindakan tegas dan segera ambil alih. Pemerintah kan punya kekuatan, bagaimana bisa cuma hanya jadi penonton tanpa ada mengutip retribusi,” katanya wartawan, Selasa (13/8/2024).

Pria yang akrab disapa Tyo juga mempertanyakan apa yang terjadi pada PUD Pasar Kota Medan. Sebab, sampai saat ini tidak ada tindakan yang dilakukan untuk pengelolaan Pasar Sambu.

“Apalagi kita tahu sudah bertahun-tahun berlangsung aktivitas perdagangan di Pasar Sambu, masak Pemerintah diam saja. PUD Pasar Kota Medan harus berinovasi, lakukan program-program yang berujung pada meningkatnya PAD dan kesejahteraan masyarakat,” pintanya.

Tyo mencontohkan seperti Pasar Akik di Jalan AR Hakim, Kecamatan Medan Area. Padahal diketahui awalnya Pasar Akik itu akses jalan warga, namun karena banyak aktivitas berdagang disana, pemerintah membuat kebijakan untuk menjadikannya pasar.

“Begitu juga lakukan di Pasar Sambu. Lihat peruntukan awalnya untuk apa, kalau itu memang untuk jalan, segera ambil tindakan, jangan dibiarkan begitu saja,” tegasnya.

Politisi Gerindra ini menyebut, kalaupun aktivitas berdagang di Pasar Sambu berpotensi meningkatkan PAD, dirinya pun menyarankan agar Pasar Sambu direvitalisasi.

“Para pedagang yang disana pun harus diperhatikan, berikan mereka lapak berjualan yang layak. Jadi jangan hanya ingin menarik retribusi saja tanpa memikirkan nasib pedagang. Ini tentu akan menjadi perhatian kita di Komisi III untuk dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP),” tutupnya.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar