MEDAN (Portibi DNP) : Arah Baru Sumatera Utara, Sumut harus dipimpin orang muda, demikian antara lain pesan yang disampaikan para pemateri dalam gelar focus group discusion (FGD) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sumatera Utara di Warkop Icut Jalan SM Raja Medan, Kamis (18/7/2024).
FGD yang berthemakan Arah Baru Sumatera Utara “Kolaborasi Pemimpin Muda Dalam Pembangunan yang Berkelanjutan untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045″ itu diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai Universitas yang tergabung dalam BEM Nusantara Sumatera Utara.
Tidak hanya itu, FGD tersebut juga dihadiri sejumlah nara sumber seperti Tokoh Muda Fajar Sidik, Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara Daniel Sigalingging, dan Demisioner BEM Nusantara Sumatera Utara, Guntur Kurniawan.
Dalam pemaparan Demisioner BEM Nusantara Sumut, Guntur Kurniawan mengatakan, guna melanjutkan visi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yakni menuju Indonesia
Emas 2045, harus melalui dari bawah.
Medan selaku Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara dibawah kepemimpinan Wali kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution sudah memulainya lewat berbagai program-programnya,” kata Guntur
Salah satunya adalah sebut Guntur, saat ini Kota Medan sangat banyak melakukan pembangunan, meskipun belum sepenuhnya rampang, namun pada akhirnya nanti akan dapat dinikmati masyarakat.
Bahkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, lanjut Guntur, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution telah berupaya mengadakan transportasi masal bus listrik
yang ramah lingkungan.
Sementara itu Ketua GMNI Sumatera Utara Daniel Sigalingging sangat mengapresiasi sikap Bobby Nasution yang selalu menanyakan bagaimana membangun Medan menjadi lebih baik.
“Tidak hanya mendengar, Bobby Nasution juga selalu menanyakan bagaimana membangun Medan, beliau langsung mencatat apa yang kita bilang,”bebernya.
Inilah salah satu wujud
Sumatera Utara menuju arah baru, sebab masih ada daerah di provinsi ini yang belum terjamah pembangunan
Seperti di Mandailing Natal
pedalaman misalnya, masyarakat disana harus bergilir menikmati listrik, harus bergantian, satu hari mati satu hari hidup, sebutnya.
Untuk itu dia mengajak kepada anak-anak muda agar memilih pemimpin yang muda. Sumatera Utara menuju arah baru.
“Aspirasi kita ini harus disampaikan kepada yang muda, agar Sumatera Utara menuju Indonesia Emas 2045 dapat terwujud, Sumut dengan banyak potensinya harus dipimpin anak muda,” bebernya.
Sedangkan, Fajar Sidik
mengaku kalau Bobby Nasution adalah sosok Walikota Medan yang gemar diskusi, mendengarkan dan menyahuti semua bentuk aspirasi.
“Kalau saya melihat sosok Bobby Nasution yang lebih suka dipanggil abang ini, sangat gemar diskusi dan
merencanakan program kerja
kedepannya,” ucapnya.
Bahkan kata Fajar program pembangunan yang tengah berlangsung di Kota Medan saat ini merupakan bagian dari hasil diskusi.
Karenanya , jika Bobby Nasution
memimpin di Sumatera Utara,
terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara, dapat dipastikan pembangunan akan berkelanjutan. “Seperti pembangunan infrastruktur dan normalisasi sungai dipastikan akan berlanjut, “paparnya.
Dikatakannya dalam membangun Sumatera Utara cuma Bobby Nasution yang mampu. “Kita bisa lihat kota Medan saat ini, begitu banyak perubahan, pembangunan terjadi di sana-sini,”ungkapnya, seraya mengatakan cuma Bobby Nasution yang mampu melakukan perubahan di Sumatera Utara ini.
Dalam FGD yang berlangsung hangat dan akbrab tersebut
juga digelar tanyajawab, salah seorang mahasiswa dari universitas Al-Azhar Riski menanyakan bagaimana langkah menuju Indonesia Emas.
Menjawab itu Fajar Sidik mengatakan arus banyak membaca.”Dengan banyak membaca kita dapat membantu menuju Indonesia Emas. Sumut menuju Indonesia Emas, ikut Bobby Nasution,” katanya.
Sementara itu, salah seorang mahasiswa Universitas Islam Negri (UIN) Sumatera Utara mengaku tidak yakin Indonesia Emas dapat diraih pada tahun 2045 karena banyaknya korupsi. Bahkan katanya korupsi sudah menjadi budaya di negara ini.
Namun Daniel meyakini itu menurupakan cita-cita Negara Indonesia. Itu cita-cita, meskipun ada banyak hambatan namun yakinlah menuju “Indonesia Emas” pasti akan terwujud.
“Untuk itu dari sekarang ayo kita wujudkan buat perubahan, korupsi harus dihapus, karena itu bukan budaya, tapi dibudidayakan, mari kita bangun Sumatera Utara ini kearah yang lebih baik dengan mewujudkan pemimpin muda tentunya,”pinta kepada para mahasiswa yang hadir dalam FGD tersebut.P06

























