Foto: Int
LANGKAT (Portibi DNP) : Berdasarkan data yang dihimpun, pada Tahun 2023, Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berada di Kecamatan Batang Serangan, Sawit Seberang, Padang Tualang, Kabupaten Langkat, ada membeli Aplikasi Langkat Belajar masing-masing seharga Rp5.000.000, dengan total sebesar Rp205.000.000.
Pembelian aplikasi menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pembelian dilakukan oleh masing-masing sekolah melalui surat pesanan kepada PT. CTT selaku penyedia sesuai dengan surat penawaran dari penyedia nomor 08/CTT/B/2022 tentang penawaran aplikasi pembelajaran Langkat Belajar.
Diduga, sebanyak 39 sekolah tidak memiliki sarana pendukung aplikasi Langkat Belajar berupa internet yang memadai.
Dimana, Aplikasi Langkat Belajar membutuhkan ketersediaan sarana berupa gawai elektronik dan jaringan internet yang memadai.
Sedangkan sekolah-sekolah
pada tiga kecamatan tersebut belum seluruhnya memiliki jaringan internet.
Namun demikian, sekolah tetap membeli aplikasi Langkat Belajar.
Dari 41 sekolah yang membeli aplikasi
Langkat Belajar, hanya dua sekolah yang memiliki kualitas internet yang
mendukung.
Dua sekolah tersebut adalah sekolah yang berada di Kecamatan Batang Serangan, yaitu SD Negeri 056627 Kwala Sawit dan SD Negeri 054910 Karya Jadi.
Ada dugaan, aplikasi Langkat Belajar tidak siap digunakan, sosialisasi pemasangan dan penggunaaan aplikasi tidak pernah dilakukan dan file installer aplikasi Langkat Belajar tidak ditemukan.
Selain itu, Alamat PT. CTT diduga fiktif. Berdasarkan data tersebut, media online portibi.id lalu melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Saiful Abdi, lewat pesan WhatsApp, Kamis (3/06/2024).
Sayangnya, hingga berita ini dimuat belum ada jawaban dari Kadis Pendidikan Kabupaten Langkat. (BP)
















