Ahmad Rizal Diduga Pakai SKCK Exfired, Ketua KPU : Kita Lihat Verifikasi Nanti

LABURA ( Portibi DNP): Baru kemarin diputuskan berpeluang untuk mengikuti pemilihan kepala daerah (pilkada) dengan melengkapi dokumen persyaratan pencalonan, kabar menghebohkan kembali muncul dari kubu pasangan calon bupati dan wakil bupati, Ahmad Rizal dan Darno.

Sejak senin malam (16/9) beredar kabar bahwa dalam Sistem Informasi Pencalonan (silon) Kepala Daerah, Ahmad Rizal diduga menggunakan dokumen Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang sudah kedaluarsa. Dalam bentuk file pdf, dokumen SKCK itu kini beredar luas melalui pesan berantai whatsapp di tengah masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Amatan Portibi DNP, SKCK yang beredar luas itu seyogyanya dipergunakan untuk keperluan Ahmad Rizal ketika mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif pada pemilu legislatif yang lalu. SKCK itu berlaku dari tanggal 8 Mei 2023 sampai dengan 8 November 2023.

Guna mengonfirmasi kebenaran informasi ini, Portibi DNP sudah mempertanyakan hal ini kepada sejumlah pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) selaku partai pengusung pasangan Ahmad Rizal dan Darno, namun sangat disayangkan, tidak seorang pun yang berkenan memberikan keterangan.

Bahkan, Ketua DPC PDI-P Labura, Sunaryo juga tak bisa dihubungi. Pesan konfirmasi yang dikirimkan ke whatsappnya dilaporkan hanya berstatus centang satu.

Penyelenggara pemilihan umum juga tidak dapat memberikan penjelasan yang lugas. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labura, Adi Susanto, saat disambangi di kantornya, Selasa, 17/9, tidak banyak berkomentar.

“Kita lihat saat verifikasi nanti ya, Mas. Saat ini kita masih menunggu yang bersangkutan untuk melengkapi dokumen persyaratan pencalonan, “ kata Adi Susanto.

Ditanya soal keterbukaan silon, Adi menyebut, hanya pihak yang berkepentingan saja yang dapat melihatnya, dalam hal ini adalah partai politik dan liaision officer (LO) pasangan calon itu sendiri.

“Tidak bisa dilihat publik. Hanya mereka yang memiliki username saja yang bisa melihatnya, “ imbuh Adi Susanto. (renz).

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar