Ada Kwitansi Diduga Untuk Pembayaran Honorer TKS di Puskesmas Secanggang

Foto : Model Kwitansi Yang Diduga Untuk Membayar R Selaku TKS UPT Puskesmas Secanggang

LANGKAT (Portibi DNP) : Berdasarkan data yang dihimpun, pada Tahun 2018, Puskesmas Secanggang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), diduga ada membayar honor kepada salah seorang Tenaga Kerja Sukarela (TKS) berinisial R.

Dugaan ini dikuatkan dengan adanya bukti kwitansi tanda terima gaji honorer TKS UPT Puskesmas Secanggang, atas nama R sebesar Rp225.000 (Rp75.000 x 3 bulan = Rp225.000), yang ditandatangani oleh R, mantan Kepala UPT Puskesmas Secanggang berinisial E dan Bendahara berinisial E, pada tanggal 31 Maret 2018.

Guna mengetahui kebenaran kwitansi tersebut, media online portibi.id, mencoba melakukan konfirmasi kepada R selaku yang menerima honor TKS, E selaku mantan Kepala UPT Puskesmas Secanggang dan E selaku Bendahara UPT Puskesmas Secanggang, lewat pesan WhatsApp, Jumat (01/12/2023).

Melalui pesan WhatsApp, E, mantan Kepala UPT Puskesmas Secanggang mengatakan, agar melakukan konfirmasi juga kepada R dan Tata Usaha (TU) UPT Puskesmas Secanggang.

“Sepengetahuan saya, yang bersangkutan (R) sudah cukup lama bertugas di UPT Puskesmas Secanggang,” katanya.

Menurutnya, model kwitansi pembayaran honorer TKS yang di dapat media online portibi.id, tidak pernah ada.

“Saya tidak pernah membuatnya bang dan tidak ada honorer TKS,” ungkapnya. Disinggung mengenai tandatangannya yang ada di dalam kwitansi.

E tetap menjawab, bahwa dirinya tidak pernah membuat kwitansi seperti itu. E juga bertanya kepada media online portibi.id, tentang kemana peruntukannya kwitansi tersebut dibuat.

“Maksud saya, data itu diperuntukkan kemana, dibuat kemana dan untuk apa. Saya kan harus tahu juga bang,” tanyanya.

Ia menjelaskan bahwa, tidak pernah ada pembayaran honorer untuk TKS. “Kalau honor itu dananya dari APBD dan JKN (insentive),” cetusnya.

Sementara, R selaku diduga penerima honorer TKS dan E selaku Bendahara UPT Puskesmas Secanggang, hingga berita ini di muat belum juga membalas. Padahal, pesan sudah berceklist dua. (BP)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Usai Sudah Kita Nyoblos..


Bolo : Bersatulah kita membangun bangsa..

 

Kebiasaan yang sudah ada bersatu kita teguh..


Bolo : Jadi semboyan hidup agar maju menuju Indonesia Emas 2045